Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Fasilitas playground mendukung layanan perpustakaan anak Pevita, beberapa waktu lalu./ist Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jogja mengembangkan layanan perpustakaan ramah anak di perpustakaan alternatif wilayah selatan Kota Jogja (Pevita).
Pengembangan perpustakaan ramah anak itu adalah salah satu upaya memberikan layanan literasi dengan ruang yang lebih luas dan nyaman bagi anak-anak.
Layanan Perpustakaan Anak Pevita dibuka setiap hari dari pagi sampai sore. Kecuali hari Sabtu dan Minggu sampai pukul 12.00 WIB. Lokasi Perpustakaan Anak Pevita ada di Jalan Mayjend Sutoyo No.32 Mantrijeron, Kota Jogja.
Kehadiran perpustakaan ramah anak di Pevita mendukung terwujudnya Kota Jogja sebagai kota layak anak paripurna. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jogja, Afia Rosdiana, menjelaskan pembukaan perpustakaan anak itu tahap awal masih soft launching dan sebagai uji coba serta menjaring masukan masyarakat.
Perpustakaan Anak Pevita secara resmi akan diluncurkan pada 15 Mei 2025 mendatang. "Hadirnya Perpustakaan Anak Pevita sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan layanan perpustakaan ramah anak," ujarnya beberapa waktu lalu.
Perpustakaan Anak Pevita adalah pengembangan dari layanan perpustakaan umum di Pevita yang sudah ada sebelumnya. Pevita selama ini sudah menyediakan ruang tersendiri untuk koleksi buku anak-anak dan ruang baca anak.
Konsep layanan di Pevita kini diubah yakni 70% layanan untuk anak-anak dan 30% layanan perpustakaan umum. Dengan konsep itu, perpustakaan anak di Pevita hadir dengan fasilitas area anak yang semakin luas dan nyaman.
Perpustakaan Anak Pevita memiliki koleksi buku 2.147 eksemplar yang sebagian besar adalah buku-buku fiksi dan bergambar. "Ada penambahan koleksi buku-buku anak dan juga untuk orang tua terkait parenting. Koleksi buku-buku anak-anak sesuai dengan usia,” ungkapnya.
Ruang baca juga dirancang ramah anak dan dilengkapi area playground. Ini mendukung anak-anak untuk mengeksplorasi dunia literasi secara menyenangkan dan aman. Perpustakaan Anak Pevita juga menyediakan ruang remaja yang modern dan atraktif sebagai tempat belajar, diskusi, maupun ekspresi kreatif bagi generasi muda.
“Ada juga penambahan program layanan untuk anak, remaja dan orang tua. Misalnya layanan konsultasi literasi guna memperkuat peran edukasi perpustakaan. Layanan konsultasi literasi memungkinkan orang tua dan anak mendapatkan pendampingan seputar kebiasaan membaca,” kata dia.
Perpustakaan Anak Pevita juga memiliki program Kelas Parenting yang dilakukan secara daring bekerjasama dengan berbagai pihak di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Jogja dan beberapa perguruan tinggi.
"Dengan dibukanya fasilitas baru ini, Perpustakaan Pevita diharapkan dapat menjadi ruang tumbuh bersama bagi anak dan keluarga, serta menjadi pusat informasi dan pembelajaran yang inklusif dan menyenangkan di Kota Jogja," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.