Ratusan Sekolah di Gunungkidul Disetujui Direvitalisasi
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Perpustakaan - ilustrasi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perpustakaan dan Arsip Gunungkidul telah membangun perpustakaan berbasis inklusi sosial di 69 kalurahan. Ditargetkan program ini bisa menyasar di seluruh kalurahan di Bumi Sembada.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Gunungkidul, Kisworo mengatakan, perpustakaan di tingkat kalurahan tidak hanya untuk sarana literasi seperti membaca, meminjam atau mengembalikan buku. Pasalnya, fasilitas yang diberikan lebih luas karena bisa sebagai pusat pembelajaran maupun kegiatan Masyarakat.
“Program ini dikenal dengan perpustakaan berbasis inklusi sosial,” katanya, Minggu (23/2/2025).
Oleh karena itu, keberadaan perpustakaan bisa untuk kegiatan lain selain peningkatan minat baca. Hal ini dikarenakan di lokasi yang sama bisa menggelar kegiatan seperti senam, line dance, berbagai pelatihan mulai dari barista kopi, membuat buket atau lainnya.
BACA JUGA: Menteri PU Sebut Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Sudah Sesuai Standar FIFA
“Jadi juga sebagai bagian untuk menyemarakkan dan menghidupkan keberadaan perpustakaan di kalurahan,” katanya.
Perpustakaan berbasis inklusi sosial akan dibentuk di 144 kalurahan di Gunungkidul. Hanya saja, hingga sekarang baru terbentuk di 69 kalurahan. “Memang harus bertahap pembentukannya dan harapannya bisa menyasar ke seluruh kalurahan,” ungkap Kisworo.
Guna menyukseskan program ini, Pemkab Gunungkidul akan memberikan stimulus berupa program dan pelatihan yang dibutuhkan di Masyarakat. Pelatihan tersebut di antaranya strategi pengembangan perpustakaan hingga pembekalan tentang Teknologi Informasi dan Komunikasi.
“Kegiatan ini sebagai investasi jangka panjang di Gunungkidul untuk mewujudkan program literasi yang baik,” katanya.
Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Perpusatakaan dan Arsip Daerah Gunungkidul, Arif Yahya menambahkan, telah menyiapkan program untuk perluasan jaringan perpustakaan berbasis inklusi sosial di Masyarakat.
Hingga bulan kedua 2025, sudah dibangun di tiga kalurahan meliputi Piyaman, Wonosari; Genjahan, Ponjong dan Ngleri di Kapanewon Playen.
Menurut dia, keberadaan perpustakaan di kalurahan memiliki banyak manfaat. selain fungsi utama dalam upaya peningkatan literasi, juga sebagai pusat kegiatan Masyarakat.
“Bisa saling melengkapi karena kegiatan yang diadakan dapat memanfaatkan koleksi dari literasi buku di perpustakaan. Kan banyak buku-buku tentang pelatihan, lha itu bisa dimanfaatkan untuk kegiatan di Masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.