Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Foto ilustrasi sekolah rusak, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Sebanyak 131 sekolah di Kabupaten Gunungkidul mendapatkan bantuan program revitalisasi dari pemerintah pusat pada 2026. Perbaikan dilaksanakan dengan mekanisme swakelola, sehingga pengelolaan kegiatan dilakukan langsung oleh masing-masing sekolah penerima.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Namun, pihaknya belum dapat menyampaikan rincian anggaran setiap sekolah karena dana bantuan langsung masuk ke rekening masing-masing penerima.
“Kalau dilihat dari data pokok Pendidikan [Dapodik] maka jumlah penerima program revitalisasi sekolah, tahun ini ada kenaikan signifikan ketimbang di 2025,” katanya, Senin (21/9/2026).
Nunuk menjelaskan, Dinas Pendidikan Gunungkidul sebelumnya mengajukan 676 sekolah kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mendapatkan program revitalisasi. Dari jumlah tersebut, pemerintah pusat menyetujui 131 sekolah.
Sebanyak 42 penerima merupakan sekolah dasar (SD), sedangkan sisanya dialokasikan untuk jenjang SMP dan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Gunungkidul.
Menurut Nunuk, bentuk perbaikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Pekerjaan dapat mencakup sarana dan prasarana hingga bagian bangunan, seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, dan ruang unit kesehatan sekolah (UKS).
“Yang tahu persis adalah masing-masing sekolah karena bantuan program langsung diajukan tidak melalui dinas. Kami tahu dengan melihat dari Dapodik,” katanya.
Ia menambahkan, data mengenai kebutuhan dan kondisi sekolah dapat dilihat melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Karena pelaksanaan program dilakukan langsung oleh sekolah, masing-masing penerima mengetahui secara terperinci pekerjaan yang menjadi kebutuhan mereka.
Nunuk mengatakan proses perbaikan telah berjalan sesuai perencanaan yang dimiliki sekolah penerima. Berdasarkan ketentuan penggunaan anggaran, seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sebelum akhir 2026.
Ia berharap revitalisasi tersebut dapat membantu meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Gunungkidul, terutama melalui tersedianya fasilitas belajar yang lebih memadai.
“Mudah-mudahan dengan program revitalisasi ini, maka upaya memberikan layanan Pendidikan di sekolah makin bisa dioptimalkan,” katanya.
Program revitalisasi menggunakan mekanisme swakelola. Dengan skema ini, pelaksanaan kegiatan berada langsung di masing-masing sekolah penerima, sementara Dinas Pendidikan mengetahui jumlah penerima melalui data yang tersedia.
Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Heri Purwanto, mendukung program perbaikan sekolah tersebut. Menurutnya, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai diperlukan untuk menunjang kegiatan belajar siswa.
“Tentunya juga memberikan rasa aman kepada para siswa dengan keberadaan bangunan yang memenuhi standar,” katanya.
Meski mendukung perbaikan fasilitas pendidikan, Heri mengingatkan agar seluruh pelaksanaan program mengikuti ketentuan yang berlaku. Ia berharap pengerjaan dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak menimbulkan persoalan hukum pada kemudian hari.
“Ada regulasi yang harus dipatuhi dalam pengerjaan dan harapannya tidak ada permainan di dalamnya. Sekolah bertanggungjawab penuh atas program swakelola sehingga kualitas pengerjaan harus benar-benar diperhatikan,” katanya.
Dengan demikian, sekolah penerima tidak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan sesuai target, tetapi juga memastikan proses dan hasil pembangunan memenuhi ketentuan serta standar kualitas yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Sebanyak 9.921 penerima bansos Gunungkidul terindikasi judi online. Dinsos mengingatkan game online dengan top up juga berisiko.
Pemkab Gunungkidul yakin Perda RTRW segera terbit sebelum 7 Oktober untuk mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.