18 Gerai KDMP Gunungkidul Lolos Verifikasi, 12 Lainnya Ditarget Rampung November

David Kurniawan
David Kurniawan Selasa, 27 Oktober 2026 15:07 WIB
18 Gerai KDMP Gunungkidul Lolos Verifikasi, 12 Lainnya Ditarget Rampung November

Sebuah pikap melintas di depan gerai KDMP Candirejo yang telah selesai dibangun di Padukuhan Bangunsari, Candirejo, Semin, Selasa (27/10/2026)./Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 18 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Gunungkidul telah selesai menjalani verifikasi dan validasi. Namun, seluruh gerai yang menjadi sasaran pemeriksaan belum dimanfaatkan untuk kegiatan usaha.

Pemkab Gunungkidul masih melanjutkan pemeriksaan terhadap gerai yang telah dibangun. Dari total 30 gerai KDMP yang menjadi sasaran verifikasi, sebanyak 12 gerai lainnya ditargetkan selesai diperiksa pada awal November 2026.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Gunungkidul, Supartono, mengatakan pembangunan fisik 30 gerai tersebut telah selesai. Meski demikian, belum ada gerai yang digunakan untuk menjalankan kegiatan usaha sesuai rencana.

“Belum ada yang dimanfaatkan untuk kegiatan usaha,” kata Supartono, Selasa (27/10/2026).

Pemeriksaan Gerai KDMP Berlangsung

Verifikasi dan validasi dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi RI No. 1/2026 tentang Panduan Teknis Verifikasi dan Validasi Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Supartono mengatakan Pemkab Gunungkidul telah membentuk tim verifikator sejak 24 September 2026. Tim tersebut melibatkan sejumlah instansi lintas sektor, antara lain DPUPRKP, Inspektorat Daerah, dinas perdagangan, serta pihak kapanewon dan kalurahan.

“Masih dalam proses verifikasi lapangan. Hingga sekarang sudah ada 18 gerai selesai diperiksa,” katanya.

Gerai yang telah selesai diverifikasi tersebar di sejumlah kapanewon. Di Kapanewon Wonosari, pemeriksaan telah rampung untuk gerai di Kalurahan Baleharjo, Piyaman, Mulo, Duwet, Gari, dan Siraman.

Di Kapanewon Playen, gerai yang telah diperiksa berada di Kalurahan Getas, Ngunut, dan Logandeng. Sementara itu, di Kapanewon Semanu, pemeriksaan selesai untuk gerai di Kalurahan Candirejo, Dadapayu, dan Semanu.

Adapun di Kapanewon Ponjong, gerai yang telah diverifikasi berada di Kalurahan Kenteng, Sidorejo, Karangasem, dan Sawahan. Satu gerai lainnya berada di Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Girisubo.

“Ada juga KDMP Karangwuni di Kapanewon Girisubo telah selesai diverifikasi. Untuk 12 KDMP lainnya, kami target selesai diverifikasi di awal November mendatang,” katanya.

Hasil Verifikasi Disampaikan ke Kementerian Koperasi

Meski pemeriksaan terhadap sebagian gerai telah rampung, Supartono belum membeberkan hasil verifikasi dan validasi tersebut. Menurut dia, catatan hasil pemeriksaan akan disampaikan kepada Kementerian Koperasi melalui aplikasi yang telah disediakan.

Pemeriksaan mencakup sejumlah aspek, mulai dari luas bangunan, struktur, kelengkapan fasilitas, hingga perizinan. Hasil verifikasi tersebut juga masih akan ditinjau oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Yang jelas banyak yang diperiksa mulai dari luasan, struktur bangunan, perlengkapan hingga masalah perizinan. Nantinya, hasil dari verifikasi juga masih direview oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan [BPKP],” katanya.

Ketua Paguyuban Lurah Gunungkidul, Suhadi, mengatakan pihaknya tidak menolak program KDMP. Namun, pelaksanaan program di tingkat kalurahan tetap mengacu pada ketentuan yang ditetapkan Kementerian Koperasi.

“Itu kan amanat Menteri. Jadi, kami menunggu verifikasi terlebih dahulu,” katanya.

Suhadi menyebut sekitar 30 KDMP telah memiliki bangunan. Meski demikian, gerai-gerai tersebut belum diserahterimakan dan belum mulai beroperasi.

“Sekarang sedang berlangsung proses verifikasi di tiap gerai KDMP yang sudah dibangun. Tapi, butuh proses karena pelaksanaan dilakukan secara monggo bertahap,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online