Karies, Kurang Gerak hingga Gangguan Mental Serang Pelajar di Bantul
Dinkes Bantul temukan karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gangguan mental pada pelajar dari hasil skrining CKG 2025-2026.
Perpustakaan - ilustrasi
Harianjogja.com, BANTUL—Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul meraih nilai sementara 91,35 dengan predikat A dalam proses akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) sebagai pengakuan atas mutu pengelolaan dan kualitas layanan perpustakaan daerah.
Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul meraih nilai sementara 91,35 dengan predikat A dalam proses akreditasi yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul (Dispusip Bantul), Dian Mutiara Sri Rahmawati, mengatakan capaian tersebut diperoleh berdasarkan hasil visitasi akreditasi dari tim asesor Perpusnas RI yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
“Hasil sementara ini masih akan dibahas kembali dan ditetapkan melalui sidang pleno oleh Perpusnas RI sebagai dasar penetapan status akreditasi,” ujar Dian, Senin (22/12/2025).
Dalam proses visitasi akreditasi, tim asesor Perpusnas RI melakukan penilaian menyeluruh terhadap mutu pengelolaan dan layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul yang mengacu pada Standar Nasional Perpustakaan. Penilaian mencakup manajemen kelembagaan, sarana prasarana, hingga kualitas layanan kepada masyarakat.
Selain itu, tim asesor juga meninjau langsung berbagai layanan perpustakaan, termasuk pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung akses dan kenyamanan layanan bagi pengunjung. Pengecekan instrumen akreditasi serta verifikasi bukti fisik pada setiap komponen penilaian dilakukan melalui sesi klarifikasi bersama para pustakawan.
Dian berharap hasil akreditasi Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul dapat ditetapkan secara resmi dengan predikat terbaik, sekaligus menjadi pemacu peningkatan kualitas layanan perpustakaan sebagai pusat literasi dan informasi masyarakat Bantul.
“Hasil akreditasi ini semoga dapat memacu kami untuk menghadirkan layanan informasi yang inklusif, ramah, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul temukan karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gangguan mental pada pelajar dari hasil skrining CKG 2025-2026.
Bermain game berlebihan dapat memicu gangguan tidur, mata lelah, hingga masalah kesehatan mental. Berikut 13 dampaknya.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.