Pilur Bantul 4 Oktober 2026: 304.045 Pemilih Tentukan Lurah di 30 Kalurahan
Pilur Bantul digelar 4 Oktober 2026 di 30 kalurahan. Sebanyak 304.045 pemilih masuk DPT dan 87 calon lurah mengikuti kontestasi.
Ketua Karang Taruna DIY, GKR Hayu (tengah) didampingi pengurus Karang Taruna Bantul dan sejumlah narasumber dalam acara Karang Taruna Goes to School di SRMA 19 Bantul, Sabtu (26/9/2026). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, BANTUL— Para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 19 Bantul didorong tidak hanya aktif dalam kegiatan sekolah, tetapi juga mulai mengambil peran di lingkungan masing-masing. Mereka diajak memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial sekaligus mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat.
Ketua Karang Taruna DIY GKR Hayu mengatakan keterlibatan generasi muda di lingkungan menjadi salah satu kunci untuk memperkuat peran Karang Taruna. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menekan urbanisasi.
Karang Taruna DIY, kata GKR Hayu, mendapat mandat dari Gubernur DIY sejak 2022 untuk turut mencari cara mengurangi urbanisasi. Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah mendorong anak muda agar mampu berdaya dan membangun lingkungannya sendiri.
"Untuk mengurangi urbanisasi, berarti warga Karang Taruna harus bisa berdaya di lingkungannya sendiri. Dengan bisa berdaya, mereka harapannya bisa menciptakan lapangan kerja," katanya dalam acara Karang Taruna Goes to School di SRMA 19 Bantul, Sabtu (26/9/2026).
Siswa Dikenalkan Persiapan Kuliah dan Beasiswa
Dalam kegiatan tersebut, Karang Taruna DIY menggandeng Mata Garuda, organisasi alumni penerima beasiswa LPDP. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membuka wawasan siswa mengenai persiapan pendidikan sekaligus peluang mendapatkan beasiswa.
GKR Hayu mengatakan siswa SRMA mulai diajak memikirkan masa depan sejak berada di bangku kuliah. Selain pendidikan, mereka juga didorong mengembangkan kemampuan dan soft skill yang dapat mendukung peran mereka di lingkungan masing-masing.
"Lewat acara ini kami ingin mengajak murid SRMA mulai memikirkan masa depan mereka di bangku kuliah. Dengan demikian mereka bisa mengasah kemampuan dan soft skill untuk menjadi penggerak di lingkungan masing-masing," katanya.
Karang Taruna Harus Adaptif dengan Generasi Muda
Ketua Karang Taruna Bantul Masduki Rahmat mengatakan organisasi kepemudaan perlu beradaptasi dengan karakter generasi muda saat ini. Perbedaan pola pikir antargenerasi menjadi salah satu tantangan dalam mengelola organisasi Karang Taruna.
"Kesenjangan usia pasti mempengaruhi dinamika organisasi. Kami harus adaptif dengan kondisi pemuda saat ini yang berbeda dengan zaman dulu," katanya.
Menurut Masduki, generasi muda saat ini memiliki karakter sekaligus tantangan yang berbeda. Karena itu, cara menyampaikan pesan organisasi tidak dapat sepenuhnya menggunakan pendekatan yang sama seperti sebelumnya.
Konsep Karang Taruna Goes to School sengaja dikemas lebih santai dan dekat dengan dunia anak muda. Kegiatan tidak dibuat terlalu formal dan diselingi hiburan agar pesan mengenai organisasi serta kepedulian sosial lebih mudah diterima para siswa.
"Kami mencoba masuk di dunia mereka tanpa mengesampingkan esensinya," pungkas Masduki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Bantul digelar 4 Oktober 2026 di 30 kalurahan. Sebanyak 304.045 pemilih masuk DPT dan 87 calon lurah mengikuti kontestasi.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.