Mau Bebas Jelajah Jogja Bersama Keluarga? TRACtoGo Solusinya
TRACtoGo menawarkan layanan sewa mobil lepas kunci untuk liburan keluarga di Jogja yang lebih nyaman, privat, fleksibel, dan bebas menentukan rute perjalanan.
Kepala DPAD DIY, Kurniawan, membuka acara bimtek Strategi Pengembangan Perpustakaan Berbasis TIK dan Penganugerahan Penghargaan Gerakan Budaya Gemar Membaca, Rabu (14/5/2025). -- Harian Jogja/Yosef Leon
JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) 2025, dan Penganugerahan Penghargaan Gerakan Budaya Gemar Membaca. Acara yang digelar Rabu dan Kamis (14-15/5) ini dihadiri berbagai pegiat literasi dari kabupaten/kota se-DIY.
Kepala DPAD DIY, Kurniawan, menyatakan TPBIS merupakan program nasional yang telah berjalan sejak 2022. Tujuannya bukan sekadar meningkatkan minat baca, melainkan menjadikan literasi sebagai jalan untuk menambah pengetahuan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Literasi itu tidak hanya membaca dan menulis, tapi bagaimana pengetahuan itu bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, warga belajar membuat produk ekonomi kreatif, lalu kami dampingi hingga bisa dipasarkan, termasuk secara online,” ujar Kurniawan, Rabu (14/5).
Program ini menekankan pemanfaatan teknologi informasi, termasuk pelatihan digital marketing, sebagai bekal masyarakat memasarkan produk tanpa harus membuka toko fisik. DPAD menggandeng berbagai instansi seperti Dinas Pertanian serta Dinas Koperasi dan UMKM untuk memperkuat dampak implementasi.
Selain bimtek, DPAD juga memberikan penghargaan kepada tiga perpustakaan desa/kelurahan yang dinilai berhasil menjalankan peran literasi inklusif, yakni Perpustakaan Swapustaka (Kalurahan Hargorejo, Kokap, Kulonprogo); Perpustakaan Gowongan Smart (Jetis, Kota Jogja), dan Perpustakaan Suryopustoko (Mantrijeron, Kota Jogja).
BACA JUGA: 2 Anggota Brimob Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal di Mulia Puncak Jaya
Pusat Pemberdayaan
Lurah Hargorejo sekaligus penanggung jawab Swapustaka, Bhekti Murdayanto menyebut perpustakaannya menjadi pusat pemberdayaan masyarakat melalui sejumlah kegiatan, seperti pelatihan UMKM, kelompok wanita tani, dan kelompok ternak.
“Kami tidak hanya menyediakan buku, tapi mendampingi warga dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki. Sudah berjalan empat tahun dan dibiayai APBK,” jelasnya.
Pustakawan Ahli Muda dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Brebes, Kursin, yang menjadi narasumber bimtek, menekankan pentingnya tiga strategi dalam TPBIS yakni peningkatan layanan informasi (termasuk akses internet), pelibatan masyarakat sesuai kebutuhan lokal, dan advokasi atau kolaborasi lintas sektor.
“Tanpa kerja sama, strategi lainnya tidak akan berjalan. Perpustakaan harus jadi solusi dari masalah di masyarakat,” katanya.
Program TPBIS dan penghargaan ini diharapkan mampu menjadi pemicu bagi kelurahan lainnya untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat perubahan sosial dan ekonomi masyarakat, bukan hanya tempat membaca sehingga mendorong percepatan peningkatan ekonomi sekaligus inklusivitas sosial di setiap wilayah. (Advetorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TRACtoGo menawarkan layanan sewa mobil lepas kunci untuk liburan keluarga di Jogja yang lebih nyaman, privat, fleksibel, dan bebas menentukan rute perjalanan.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Kementerian PU menangani kekeringan yang mengancam 141.440 ha sawah melalui pemompaan air dan perbaikan irigasi.
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa calon Dirjen WHO bersama lima kandidat lain. Simak profil WHO dan proses pemilihan Dirjen WHO 2027.
Delegasi Indonesia walkout saat Netanyahu berpidato di PBB. Kemlu menyebut aksi itu sebagai solidaritas untuk Palestina dan protes diplomatik.