114 Sekolah di Bantul Masuk Program Revitalisasi, Ditarget Selesai Desember
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.
Kasatlantas Polres Bantul Iptu Fikri Kurniawan menunjukkan knalpot blombongan hasil sitaan yang disulap menjadi patung kuda lumping belum lama ini./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul menyulap ratusan knalpot blombongan hasil sitaan dari sejumlah sepeda motor menjadi patung kuda lumping. Patung itu akan dipajang di Taman Adipura Kabupaten Bantul sebagai pengingat bagi masyarakat setempat agar tidak mengubah spesifikasi kendaraan bermotor bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan menjelaskan ada 253 knalpot blombongan yang disita aparat kepolisian selama kurun waktu dua bulan terakhir. Pengendara sepeda motor dengan knalpot blombongan ditilang dan kemudian disuruh menggantinya ke knalpot standar. Operasi knalpot blombongan itu bertujuan untuk menjaga ibadah puasa selama Ramadan berlangsung dengan khusyuk dan kondusif.
"Pengendara yang memakai knalpot blombongan ini jelas mengganggu ketertiban dan ketentraman masyarakat, apalagi selama Ramadan warga tentu membutuhkan suasana yang kondusif untuk beribadah," ujarnya, Senin (27/3/2023).
Selain dimusnahkan dengan cara digergaji menggunakan mesin, sejumlah knalpot blombongan itu juga disulap menjadi karya seni ciamik menyerupai kuda lumping. Patung itu kurang lebih setinggi dua meter dengan lebar 1,5 meter. Sebagian knalpot blombongan ada yang dipipihkan untuk kemudian dijadikan badan dan kepala kuda lumping serta patung orang yang menungganginya. Sebuah knalpot kemudian disematkan di tangan kanan patung hingga menyerupai cambuk.
BACA JUGA: Tol Jogja Solo Dibuka: Arus Mudik dari Solo, Arus Balik dari Arah Jogja
Kapolres Bantul mengatakan patung kuda lumping dibuat disesuaikan dengan adat istiadat dan budaya yang masih marak di Bantul, yakni kesenian kuda lumping. Patung itu akan dipajang di titik yang strategis agar dapat dilihat oleh masyarakat luas dan mampu mendukung keindahan Bumi Projotamansari.
"Sekaligus juga semacam imbauan agar masyarakat taat terhadap aturan lalu lintas, apalagi memasuki tahun politik seperti sekarang," katanya.
Kasatlantas Polres Bantul Iptu Fikri Kurniawan mengatakan Polres Bantul patung itu dibuat salah seorang seniman di Bantul. Butuh waktu pengerjaan kurang lebih dua pekan sampai patung tersebut jadi. Polres akan terus melakukan razia knalpot blombongan guna menertibkan pelanggaran lalu lintas dan menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat.
"Patung itu akan kami tempatkan di Taman Adipura Kabupaten Bantul juga sebagai pengingat kepada masyarakat agar senantiasa tertib dalam berlalu lintas," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.