Satgas PPA Bantul: Jangan Terkecoh Tampilan Luar Daycare
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
Penutupan bulan dana PMI Kota Jogja Tahun 2022 di Balai Kota Jogja, Senin (3/4/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA—PMI Kota Jogja mengumpulkan dana Rp627,85 juta sepanjang 2022 melalui program Bulan Dana 2022. Setelah dikurangi biaya operasional pelaksanaan sebesar Rp51,68 juta, jumlah pemasukan bersih PMI sebesar Rp576,17 juta.
Capaian ini turun 15,1% dibandingkan dengan 2021 lalu. Ketua PMI DIY Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo mengatakan capaian 2022 sudah cukup optimal melihat kondisi kepengurusan saat ini.
"Mungkin banyak yang tahu kepengurusannya seperti apa, jadi mau nyumbang malas, harapannya tahun depan bisa kembali lagi dan meningkat," ucapnya selepas Penutupan Bulan Dana PMI Kota Jogja 2022 di Balai Kota, Senin (3/4/2023).
Ihwal proyeksi tahun depan, menurutnya akan ada tim yang menentukan kisarannya. Semakin banyak dana yang didapatkan, kata Prabukusumo, semakin variatif layanan yang diberikan pada masyarakat. Selama iniPMI Kota Jogja tidak pernah mendapatkan APBD selama bertahun-tahun. "Ini kenapa kami juga ingin tahu, masalahnya apa kok sampai enggak dapat," ujar Gusti Prabu.
Dia berharap agar masalah di PMI Kota Jogja bisa segera rampung dan pengurus baru diusung karena PMI harus memiliki pikiran dan hati yang mulia.
"Jadi masalahnya mungkin, saya mengatakan mungkin, masyarakat banyak yang dengar adalah masalah pejabat-pejabat, pegawai dari kota dan lainnya. Saya yakin ke depan akan meningkat," lanjutnya.
Penjabat Wali Kota Jogja Sumadi menjelaskan meski ada penurunan sekitar 15%, dia optimis capaian ke depan bisa bertambah, untuk kepentingan dan umum dan operasional PMI. Dia meminta agar manajemen PMI Kota Jogja bisa dibenahi sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal dan prima.
"Pengelolaan keuangan bisa semakin transparan dan akuntabel dibuktikan nanti dengan audit yang lebih baik," ucapnya.
Menurutnya hal ini penting untuk mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari semua pihak. "Sehingga PMI Kota Jogja bisa memberikan layanan ke masyarakat sebaik-baiknya."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.