Bedah Buku HOMEPOWER, Dorong Keluarga Bangun Kedekatan di Rumah
Bedah buku HOMEPOWER di Kotabaru membahas pentingnya membangun kedekatan keluarga, budaya literasi, dan peran rumah sebagai sumber kekua
Gelar Dhaksiarga Night Carnival yang spektakuler, Sabtu malam (27/5/2023). - ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kabupaten Gunungkidul merayakan Hari Jadi ke-192. Salah satu rangkain dalam penyelenggaraan Hari Jadi adalah gelar Dhaksiarga Night Carnival yang spektakuler, Sabtu malam (27/5/2023).
Acara ini pun sukses mengundang perhatian ribuan pengunjung dari dalam dan luar daerah yang memadati rute dari Pertigaan Kranon sampai Monumen Tobong, Siyono.
Dhaksiarga Night Carnival merupakan salah satu acara unggulan dalam rangkaian memperingati Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul. Dengan kehadiran 20 penampil dari dalam dan luar daerah, acara ini dipenuhi dengan atraksi dan pertunjukan yang memukau, menghadirkan ragam seni dan budaya dari berbagai daerah.
Drum band AAU Gita Dirgantara Yogyakarta membuka acara penuh energi yang membara, dengan irama dan atraksi menakjubkan. Tak kalah menarik, drum band SMA N 2 Playen juga memberikan penampilan yang memukau penonton.
BACA JUGA: Long Weekend Kali Ini, Pemkab Gunungkidul Ingin Dapat PAD Rp407 Juta
Selanjutnya, penampilan seperti Rampak Gandhewa Bantul, Kolosal Gumbregan SMA N 1 Semin, Bregada Klinthing Pacitan, Ronthek SMA N 1 Karangmojo, Limbuk Kota Yogyakarta, Dewa Kahyangan SMA N 1 Semanu, Tayub Rinengga Sleman, Kreasi Kubrosiswo Pesona Sembada SMKN 2 Wonosari, Seni Kolosal Golong Gilig Bali, Tari dan Gamelan Bali SMA N 2 Wonosari, Babad Alas Nongko Doyong Kulonprogo, Angguk MAN Wonosari, Kreasi Kipas Bendera Temanggung, Jaranan SMA N 1 Tanjungsari, Buto pesisir Biota Laut SMKN 3 Wonosari, Eksplorasi Bambu Banyuwangi, dan Gandrung Banyuwangi menambahkan keberagaman budaya yang menarik.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, memulai karnaval secara simbolis dengan mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya Dhaksinarga Night Carnival 2023.
Tidak sendiri, Bupati pun juga didampingi oleh Ketua DPRD, dan anggota Forkopimda Kabupaten Gunungkidul. Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Kebudayaan Provinsi DIY serta perwakilan dari Kabupaten tetangga, seperti Pacitan, Temanggung dan Kulonprogo yang turut menyemarakkan acara ini.
Masyarakat Gunungkidul tampak antusias menyaksikan parade karnaval yang mempesona. Kostum-kostum indah, tarian yang memikat, musik yang menghentak, serta atraksi yang menakjubkan menjadi daya tarik utama Dhaksinarga Night Carnival.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme yang begitu besar dari masyarakat dan para pengunjung.
"Dhaksiarga Night Carnival tahun ini memberikan warna baru pada perayaan Hari Jadi Gunungkidul. Kami berharap acara ini dapat memperkuat semangat kebersamaan dan kebanggaan akan budaya daerah kita," ujarnya, seperti dalam keterangan tertulis, Rabu (31/5/2023). (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku HOMEPOWER di Kotabaru membahas pentingnya membangun kedekatan keluarga, budaya literasi, dan peran rumah sebagai sumber kekua
Harga cabai rawit merah mencapai Rp104.850 per kg berdasarkan PIHPS 24 September 2026. Simak harga pangan pokok lainnya.
Diduga dijaminkan tanpa izin ahli waris, sertifikat tanah warga Karangsari menjadi sengketa hingga Lurah dan dua Direktur BUMDes digugat ke PN Wates.
Nadiem Makarim menjalani sidang putusan banding kasus Chromebook hari ini. Ia sebelumnya divonis 10 tahun penjara dan uang pengganti Rp809,59 miliar.
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.
Harga emas Antam Kamis 24 September 2026 turun Rp25.000 menjadi Rp2,605 juta per gram. Simak harga lengkap dan buyback.