Branding Menjadi Kiat Taktis dalam Meraih Kesuksesan Berusaha
Branding UMKM dinilai menjadi kunci membangun kepercayaan konsumen, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing di era digital.
Suasana pembukaan pameran bertajuk Urban & Nature diselenggarakan di Greenhost Boutique Hotel, Jumat (2/6/2023). - Harian Jogja/Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA—Pameran seni rupa bertajuk Urban & Nature diselenggarakan di Greenhost Boutique Hotel, mulai 2 hingga 25 Juni 2023. Pameran lukisan karya lima perupa asli Kalimantan Selatan ini diselenggarakan di Art Kitchen.
Food & Beverage Manager Greenhost Boutique Hotel, Andri Adam mengapresiasi penyelenggaraan pameran tersebut. “Kami selalu komitmen untuk terbuka pada komunitas apapun agar dapat berkolaborasi bersama,” katanya saat pembukaan pameran, Jumat (2/6/2023).
Pameran Urban & Nature, menurut Andri, mendukung prinsip Greenhost Boutique Hotel yang ingin terus menyuguhkan hal-hal baru di masyarakat Jogja. “Sebagai salah satu hotel dari Ayom Group, kami berkomitmen mengayomi seniman dan komunitas lokal,” ujarnya.
Para perupa yang memamerkan karyanya tergabung dalam komunitas Sekumpul. Perwakilan seniman sekaligus penulis kuratorial pameran, Hairus Salim HS mengapresiasi ruang yang diberikan Greenhost Boutique Hotel. “Meski datang sebagai perantau, kelima perupa ini menghasilkan ekspresi yang berbeda di dalam karya-karya mereka. Mereka membentuk lingkaran masing-masing, melakukan perjalanan dan pencarian, dan mengembangkan perhatian sendiri,” katanya.
BACA JUGA: Pembebasan Lahan Tol Jogja-Bawen Ditargetkan Rampung 2023
Lima perupa yang lukisannya dipamerkan, menurut Hairus, memiliki karakter berbeda. “Pengalaman memang sesuatu yang personal, dan karena itulah, karya yang dihadirkan jadi kaya dan beragam,” katanya.
Lima perupa yang berpartisipasi dalam pameran yakni Diah Yulianti, Soegian Noor, Robert Nasrullah, Hajriansyah, dan Rizka Azizah Hayati. “Pameran ini sudah dari lama kami tunggu, karena sebagai ajang exhibition sekaligus untuk reuni,” ujar Robert Nasrullah.
Robert mengaku ingin menggandeng perupa asal Kalimantan Selatan yang tinggal di Jogja lebih banyak lagi. “Kesegeraan adalah hal penting dalam momentum kali ini. Pameran harus terselenggara untuk melunasi utang rencana-rencana yang tak kunjung terbayar. Harapannya, pameran kali ini dapat menginspirasi atau memotivasi kami dengan membawa semangat Kebanjaran [berkumpul] dalam kegiatan berikutnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Branding UMKM dinilai menjadi kunci membangun kepercayaan konsumen, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing di era digital.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Sony hentikan produksi game fisik PlayStation mulai Januari 2028. Semua game baru hanya digital. Era kaset dan cakram berakhir.
Eropa dilanda gelombang panas ekstrem, kota-kota seperti Pulluau (Prancis) dan Bilbao (Spanyol) catat rekor suhu terpanas. Dampak serius pada kesehatan dan infr
Messi dan Mbappe memimpin daftar top skor Piala Dunia 2026. Kane dan Haaland membayangi dalam perebutan Golden Boot yang semakin ketat.
BPS DIY memastikan data Sensus Ekonomi 2026 aman, tidak digunakan untuk pajak maupun pinjol, serta dijamin kerahasiaannya.