Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Bupati Sunaryanta saat melepas rombongan jamaah haji asal Gunungkidul di Masjid Al Ikhlas di Kapanewon, Wonosari. Rabu (7/6/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rombongan jemaah calon haji asal Gunungkidul mulai diberangkatkan ke Tanah Suci, Rabu (7/6/2023). Meski demikian, ada tiga jemaah yang tidak menunaikannya di 2023 ini, dengan rincian satu orang meninggal dan dua orang jemaah karena sakit sehingga gagal berangkat.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenag Gunungkidul, Taufik Ahmad Sholeh mengatakan, Kabupaten Gunungkidul mendapatkan kuota sebanyak 416 jamaah. Warga yang mendapatkan jatah juga sudah melunasi biaya untuk pelaksanaan ibadah.
Meski demikian, sambung dia, tak semua jamaah bisa berangkat. Pasalnya, ada tiga orang yang dipastikan tidak dapat berangkat di tahun ini.
BACA JUGA : 59 Jemaah Calon Haji Bantul Diberangkatkan dari Kompleks
Satu jamaah batal berangkat karena meninggal dunia. Sedangkan dua orang lainnya mengalami sakit sehingga pemberangkatannya ditunda. “Jadi yang berangkat hanya 413 jemaah asal Gunungkidul,” kata Taufik kepada wartawan, Rabu siang.
Dia menjelaskan, jemaah yang benar-benar batal berangkat hanya satu orang karena meninggal dunia. Adapun dua calon yang sakit hanya ditunda keberangkatannya dengan mengacu pada kondisi kesehatannya.
“Kalau sudah sehat. Bisa juga berangkat di 2024, tapi yang jelas tidak tahun ini karena kesehatannya tidak memungkinkan,” ungkapnya.
Disinggung mengenai slot kosong untuk tiga calon ini, Taufik mengakui ada proses pengisian. Meski demikian, kewenangan berada di tingkat provinsi sehingga ada potensi jatah tersebut diberikan kepada calon dari luar Gunungkidul.
“Penggantian disesuaikan dengan nomor cadangan di kuota provinsi,” katanya.
Menurut dia, calon jemaah yang diberangkatkan pada Rabu pagi sebanyak 407 orang. Pemberangkatan langsung dilepas oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta. “Untuk enam calon lainnya akan diberangkatkan menyusul,” imbuh Taufik.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta memberikan selamat kepada calon jamaah yang berangkat ke Tanah Suci. Menurut dia, keberangakatan ini merupakan suatu kehormatan dapat menunaikan Rukun Islam kelima.
BACA JUGA : Mulai Dilepas, Jumlah Calon Jemaah Haji Sleman Tahun Ini
“Mudah-mudahan selama di Tanah Suci dapat menunaikan ibadah dengan baik,” katanya.
Sunaryanta juga berpesan kepada jamaah untuk terus menjaga kondisi kesehatan sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan lancar. “Semoga diberikan kemudahan dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Kualitas tidur berperan penting menjaga kesehatan otak. Kurang tidur dapat memengaruhi memori, konsentrasi hingga fungsi kognitif.
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar
Presiden Prabowo menunjuk Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria pada 1 Oktober 2026 setelah sebelumnya menjabat Wakapolri.
Kabut asap menurunkan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi. Enam penerbangan mengalami keterlambatan hingga pukul 11.00 WIB.