Kisah Udi, Petugas yang Berjalan 12 Km Demi Jalur Kereta Aman Dilalui
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Penggunaan masker di area publik - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan Bantul meminta masyarakat untuk bijak dalam menyikapi aturan kewajiban memakai masker dicabut, agar kasus Covid-19 di Bantul tetap terkendali. Salah satunya dengan tetap mengenakan masker bagi yang sedang sakit.
“Terkait dengan surat edaran terkait kewajiban memakai masker, kami berharap masyarakat dapat menyikapinya dengan bijak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widiyantara, Senin (12/6/2023).
Pernyataan kepala Dinas Kesehatan Bantul tersebut menanggapi pencabutan aturan mengenakan masker yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dengan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Protokol Kesehatan pada Masa Transisi Endemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). SE tersebut ditetapkan pada 9 Juni 2023 lalu.
Agus berharap masyarakat Bantul bisa lebih bijak dengan ditiadakannya aturan wajib menggunakan masker saat melakukan perjalanan atau beraktivitas di ruang publik. Menurutnya, dalam kondisi normal atau dalam keadaan sehat, masyarakat tidak masalah untuk melepas masker.
“Tapi dalam kondisi tertentu, misalnya kondisi sedang sakit, dalam suasana yang berpotensi terjadi penularan penyakit infeksi airborne [penyakit yang ditularkan lewat udara]tetap gunakan masker,” ujarnya.
Selain itu bagi warga dengan kondisi badan yang rentan terinfeksi juga tetap diharuskan mengenakan masker meskipun di tempat publik. Hal tersebut diakuinya demi keamanan diri sendiri dan orang lain dari penularan penyakit.
Lebih lanjut Agus mengatakan bahwa aturan wajib menggunakan masker di tempat publik maupun yang melakukan perjalanan dapat dipahami karena angka kasus Covid-19 sudah landai dan saat ini masa transisi menuju endemi. Ia menyebut kasus harian Covid-19 di Bumi Projotamansari sangat landai, bahkan selama enam hari terakhir nol kasus.
“Dari tanggal 6 Juni 2023 sampai saat ini tidak ada kasus baru. Kalo hari-hari sebelumnya, [kasus Covid-19] fluktuatif mulai 0 sampai 2 kasus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Leeds United 2-1. Gol Riccardo Calafiori dan Bruno Guimarães memastikan tiga poin bagi The Gunners.
Donald Trump mengkritik keputusan Nobel Perdamaian 2026 yang diberikan kepada Navi Pillay dan menyebut keputusan itu mencoreng Norwegia.
Alex Rins meminta maaf setelah mengacungkan jari tengah kepada marshal di MotoGP Mandalika 2026. Insiden terjadi saat sesi Practice menyisakan dua menit.
Astra membangun amphitheater di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Banyuwangi, untuk melestarikan budaya Osing sekaligus mendorong pengembangan wisata dan ekonomi ma