Otentik Konkret Jadi Tagline Hari Jadi ke-270 Kota Jogja
Pemkot Jogja Luncurkan Tagline "Otentik Konkret" untuk Hari Jadi ke-270, Diawali Kerja Bakti di 270 Titik
Pejabat Walikota Jogja Singgih Raharjo (tengah) dan Kepala Disperinkop UKM Kota Jogja Tri Karyadi Riyanto (kanan) saat peluncuran logo PDIN, Rabu (14/6/2023). - Harian Jogja/Triyo Handoko
JOGJA—Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) telah meluncurkan logo resminya pada Rabu (14/6/2023). Peluncuran logo baru PDIN tersebut dilakukan Pejabat Walikota Jogja Singgih Raharjo dan Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperinkop UKM) Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto.
Kehadiran PDIN bersamaan dengan peluncuran logonya, jelas Singgih, mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dengan komunitas industri kreatif, untuk memajukan industri kecil menengah (IKM) di Jogja dan juga Indonesia.
“Melalui tempat yang nyaman dan fasilitas yang lengkap di Gedung PDIN ini, menjadi suatu kebanggaan bagi Kota Jogja dan sekitarnya, karena ini adalah Pusat Desain Industri Nasional, jadi seluruh provinsi yang di Indonesia bisa menggunakan PDIN untuk berkolaborasi dengan desainer-desainer hebat dan berbakat di Jogja,” ujarnya, Rabu siang.
Singgih menilai PDIN dapat menjadi ekosistem besar tempat bertemunya para desainer kreatif dan pengguna jasa desainer itu sendiri, sehingga muncul transaksi bisnis yang dapat saling menunjang keduanya, produk IKM juga meningkat daya saingnya.
BACA JUGA: Dianggap Meresahkan Wisatawan, Para Pengamen di Malioboro Bakal Ditertibkan
“Semua IKM di Indonesia silakan manfaatkan PDIN untuk mengembangkan dan meningkatkan daya saing produknya di sini, ada Tim Ahli dan juga fasilitas pendukung,” katanya.
Sementara Kepala Disprinkop UKM yang akrab disapa Totok menyebut PDIN sudah mulai digunakan sejak awal tahun ini dengan kegiatan-kegiatan yang memfasilitasi IKM di Jogja. “Sudah kami susun berbagai kegiatan dari pelatihan, pengembangan, dan lainnya untuk memfasilitasi IKM agar terus berkembang secara cuma-cuma, seperti kemarin kami bikin pelatihan batik kontemporer,” terangnya.
Totok menilai fasilitasi yang sudah diberikan pemerintah kepada pelaku industri kreatif sudah cukup banyak dan harus dimanfaatkan dengan baik. “Tujuannya semata-mata agar pelaku industri kreatif meningkatkan kualitas produknya dengan desain terbaiknya agar dapat terus bersaing,” ucapnya.
PDIN hadir menjadi pusat bertemunya, jelas Totok, para stakeholder industri kreatif, untuk menyelesaikan berbagai tantangan pengembangan produk. “Saat ini ada tiga sektor industri yang menjadi fokus utama yaitu fesyen, kerajinan kayu dan logam, kedepan kami harap para pelaku industri kreatif di tiga sektor ini terus berkembang dengan fasilitasi PDIN ini,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja Luncurkan Tagline "Otentik Konkret" untuk Hari Jadi ke-270, Diawali Kerja Bakti di 270 Titik
Manchester United kembali tampil di Liga Champions 2026/2027 setelah absen dua musim. Namun status di Pot 2 membuat Setan Merah berpotensi menghadapi lawan-lawa
Hasil Seleksi Kompetensi PPPK Sekolah Rakyat 2026 resmi diumumkan Kemensos. Cek kelulusan melalui link s.kemensos.go.id/1i3n atau portal SSCASN BKN.
Vietnam memastikan diri sebagai juara Grup A Piala AFF 2026 setelah mengalahkan Kamboja 3-1. The Golden Stars finis dengan 10 poin dan melaju ke semifinal.
Tidur 12 jam saat akhir pekan tidak bisa menghapus utang tidur selama seminggu. Ahli menjelaskan dampak kurang tidur dan cara yang tepat menjaga kesehatan.
Nadin Amizah merilis single Moonlight yang ditulis sejak SMA. Lagu berbahasa Inggris ini menjadi pembuka album ketiga bertajuk Laika, Yang Ditinggalkan.