Keracunan MBG Meluas, 170 Pelajar Jombang-Nganjuk Terdampak
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Potret ambruknya atap dapur warga di Sutan RT 003 RW 023 Sendangsari, Minggir yang diduga akibat gempa bumi pada Jumat (30/6/023) malam./ Istimewa-BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Dampak gempa bumi magnitudo 6,4 pada Jumat (30/6/2023) yang berpusat di barat daya Kabupaten Bantul mengakibatkan kerusakan pada bangunan di Sleman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sleman mencatat satu rumah rusak akibat gempa bumi. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro menerangkan atap dapur salah satu rumah yang terletak di Sutan RT 003 RW 023 Sendangsari, Minggir ambruk saat gempa bumi berlangsung.
Ambruknya atap dapur ini pertama kali dilaporkan pada pukul 20.44 WIB. Laporan tersebut disampaikan Lurah Sendangsari melalui pesan singkat Whatsapp.
"Saat terjadi gempa, dimungkinkan karena struktur atap sudah rapuh, tiba-tiba atap rumah bagian dapur runtuh," ungkapnya dikutip pada Sabtu (1/7/2023).
Baca juga: Seorang Nenek di Bantul Meninggal Dunia Dampak Gempa Mag 6,4
Kerugian material yang ditimbulkan akibat kejadian ini yakni atap dapur yang ambrol. Bagian atap yang ambrol meninggalkan lubang yang menganga cukup lebar. Hal ini mengakibatkan bagian dalam dapur terekspose langsung kelua akibat lubang yang terbuka. "Kerugian atap dapur 3x3 meter ambrol. Korban jiwa nihil," ujarnya.
Syukurnya tidak ada korban jiwa atas insiden ini. Padahal rumah tersebut berpenghuni satu KK berisi empat jiwa. Bahkan satu di antaranya merupakan anak-anak yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Sementara di Bantul, satu orang lansia berjenis kelamin perempuan meninggal dunia imbas gempa bumi yang terjadi. Namun pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menegaskan bahwa kematian korban murni karena sakit jantung.
"Ada satu meninggal namun bukan terdampak langsung dari gempa bumi," tegas PLH Kepala Pelaksana BPBD DIY Danang Samsurizal dihubungi Harianjogja.com, Sabtu (1/7/2023) pagi.
Danang mengatakan berdasarkan laporan tim assesment di lapangan, dilaporkan bahwa warga yang meninggal dunia dikarenakan penyakit jantung dan bukan karena tertimpa puing-puing bangunan. Saat terjadi gempa bumi, yang bersangkutan kaget sampai akhirnya meninggal dunia.
Adapun identitas warga tersebut adalah perempuan berinisial S usia 67 tahun asal Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.
New York melarang AI generatif bagi siswa kelas 2-K hingga kelas 8. Ini dampak penggunaan AI terhadap kognitif dan sosial anak.
Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat mengawasi penyaluran Pertalite dan biosolar di tengah gangguan distribusi BBM akibat sungai surut.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.
Kisah mendalam 2.000 pekerja PT Woneel Midas Leathers di Gunungkidul yang memproduksi sarung tangan olahraga kelas dunia hingga rencana ekspansi.