Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pengurus PMI Kapanewon se-Kabupaten Sleman dilantik di Aula Pangripta Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman, Senin (17/7/2023)/ist Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman melaksanakan pelantikan pengurus tingkat Kapanewon se-Kabupaten Sleman Masa Bakti 2023-2028, pada Senin, (17/7/2023), di Aula Pangripta Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman.
Total ada sebanyak 119 orang yang dilantik, yang masing-masing pengurus tingkat Kapanewon terdiri dari tujuh orang. Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, mengapresiasi kinerja kepengurusan PMI Kapanewon dan Kabupaten Sleman yang telah selesai masa baktinya.
Ia berharap untuk kepengurusan baru bisa lebih baik dan ditingkatkan kinerjanya. “Sleman ini menurut saya luar biasa dan bagus kepengurusannya, salah satu yang terbaik. Diharapkan bisa berdedikasi tinggi dan berkomitmen untuk dapat melaksanakan tugas sesuai mandat sesuai prinsip dasar palang merah internasional,” katanya.
BACA JUGA: Bumi Mataram Bakal Dilintasi Dua Tol, Begini Rincian Kemajuan Pembangunannya
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, berharap agar amanah yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. Pengurus PMI Kapanewon se-Kabupaten Sleman yang telah dilantik dituntut untuk mampu menyusun program dan kegiatan untuk memajukan organisasi dan melayani masyarakat di Kapanewon masing-masing.
“Pengurus PMI Kapanewon Se-Kabupaten harus mampu merealisasikan pelayanan prima bagi anggotanya dan masyarakat. Dengan orientasi pelayanan ini diharapkan PMI Kapanewon se-Kabupaten Sleman dapat menjadi organisasi yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.
Pelantikan ini merupakan awal yang baik bagi pengurus, untuk lebih meningkatkan layanan berkualitas kepada masyarakat sesuai prinsip-prinsip dasar gerakan Palang Merah Indonesia. “Jadilah PMI yang tanggap, cepat dan peduli, serta mari kita bersama memajukan Kabupaten Sleman yang lebih baik, dan mengabdi kepada masyarakat dengan berlandaskan rasa kemanusiaan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.
Pura Jagat Natha resmi berdiri di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Kehadirannya melengkapi rumah ibadah lintas agama di kawasan tersebut.
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.
Hasil Pilur PAW Sleman 2026 di lima kalurahan. Andi Suwarno hingga Totok Jaka Suwarta meraih suara terbanyak.