Suhu di DIY Dingin Beberapa Hari Terakhir. Ini Penyebabnya

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Kamis, 20 Juli 2023 13:47 WIB
Suhu di DIY Dingin Beberapa Hari Terakhir. Ini Penyebabnya

Foto ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN—Memasuki musim kemarau, suhu udara di wilayah Sleman dan DIY dalam beberapa hari terakhir cukup dingin. Hal ini disebabkan posisi matahari yang menjauhi bagian selatan bumi.

BACA JUGA: Tahun Ini DIY Alami Kemarau Panjang, Pemda Diminta Bersiap

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG D.I Yogyakarta Reni Kraningtyas, mengatakan pada pertengahan Juli ini, wilayah DIY sudah memasuki musim kemarau. Adapun posisi matahari berada di sisi utara garis katulistiwa, sehingga menyebabkan wilayah selatan Indonesia termasuk DIY mengalami penurunan suhu.

“Pada saat ini wilayah DIY masih dalam periode musim kemarau yang diakibatkan oleh gerak semu matahari yang saat ini berada di belahan bumi utara, akibatnya di belahan bumi selatan mengalami musim dingin,” ujarnya, Kamis (20/7/2023).

Suhu dingin ini menyeruak hingga selatan Equator sehingga menyebabkan angin bersifat kering dan dingin.

“Pada saat musim kemarau, tutupan awan relatif sedikit atau clear, sehingga proses pendinginan bumi berlangsung sangat cepat baik pada siang atau malam hari,” ungkapnya.

Kondisi demikian mengakibatkan suhu udara di wilayah DIY terasa dingin, hingga mencapai sekitar 19 derajat celcius.

“Berdasarkan pengamatan suhu minimum di Stasiun Klimatologi Yogyakarta, dalam beberapa hari ini terpantau tertendah 19,4 derajat,” katanya.

Meski demikian, ia memastikan suhu terendah itu masih dalam kisaran normal suhu dingin untuk wilayah DIY. Adapun kondisi diperkirakan masih akan terjadi hingga Agustus mendatang.

“Cuaca dingin masih berpotensi terjadi sampai dengan bulan Agustus,” ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online