Orang Tua Diajak Tumbuhkan Minat Baca Anak
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY membidik sekitar 200 titik di wilayah DIY untuk menggelar program bedah buku secara masif
Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta melayani masyarakat./Istimewa
JOGJA—Pelayanan publik di era digital semakin dituntut untuk serba cepat dan mudah, salah satunya melalui layanan penerbitan kutipan Akta Kematian yang juga di tuntut untuk lebih cepat, mudah dan terintegrasi.
Menurut Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kota Yogyakarta, Sofyan Hardi, selama ini, permasalahan penerbitan kutipan akta kematian adalah kurang cepatnya waktu penyelesaian penerbitan kutipan akta kematian dan belum terintegrasinya dengan layanan kependudukan yang lain.
“Hal ini menyebabkan masyarakat harus mengajukan permohonan berkali-kali untuk mendapatkan dokumen kependudukan,” kata dia melalui rilis, Selasa (25/7/2023).
Betapapun, layanan percepatan dan terintegrasi penerbitan kutipan Akta Kematian adalah inovasi layanan yang telah dilakukan oleh Disdukcapil Kota Yogyakarta.
BACA JUGA: Pemudik Bisa Mengurus Dokumen Kependudukan saat Lebaran
Inovasi ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan meminimalkan komplain serta keluhan masyarakat terhadap layanan pencatatan kematian yang acap kali disebabkan karena faktor keterbatasan jumlah personel/petugas, kecenderungan antar-OPD/instansi/lembaga pelayanan publik yang mengutamakan ego-sentris layanan masing masing sehingga masyarakat merasa seperti “dipingpong” ke sana ke mari untuk mendapatkan satu layanan tertentu.
Sebelum ada layanan percepatan dan terintegrasi penerbitan kutipan Akta Kematian, pemohon harus mengajukan permohonan dengan dilampiri persyaratan untuk penerbitan satu dokumen kependudukan, sehingga untuk penerbitan dokumen kependudukan lebih dari satu, maka pemohon juga harus mengajukan permohonan dilampiri persyaratan lebih dari satu juga. Ini jelas tidak efektif dan efisien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY membidik sekitar 200 titik di wilayah DIY untuk menggelar program bedah buku secara masif
Mario Aji gagal finis di Moto2 Jerman 2026 usai crash di Sachsenring. Simak klasemen terbaru yang masih dipimpin Manuel Gonzalez.
Kia tarik 500 ribu SUV Telluride di AS karena sakelar kursi bisa picu kebakaran. Gagal diperbaiki dua kali, kini Kia pasang sekering elektronik.
Ada 15 jenis colokan dunia! Indonesia pakai Type C & F, Amerika Type A, Inggris Type G. Kenapa tidak diseragamkan? Simak sejarah dan faktanya di sini.
Sampah mulai mencemari kawasan Jembatan Kabanaran Kulonprogo hingga masuk saluran irigasi. DLH mengingatkan PKL dan pengunjung lebih peduli kebersihan.
Celine Evangelista mengaku telah menikah lagi dengan pria saleh. Ia beralasan mengikuti sifat taghaful dalam Islam, cukup syiarkan ke keluarga dan sahabat terde