Panji Gumilang Jadi Tersangka Penistaan Agama, Haedar Nashir Ikut Berkomentar

Hadid Husaini
Hadid Husaini Minggu, 06 Agustus 2023 21:37 WIB
Panji Gumilang Jadi Tersangka Penistaan Agama, Haedar Nashir Ikut Berkomentar

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir./Harian Jogja-Sunartono

Harianjogja.com, BANTUL—Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menanggapi soal penetapan status tersangka Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang akibat diduga melakukan penistaan agama.

Haedar menyebut jika hukuman yang sudah ditetapkan merupakan langkah terbaik karena dilakukan sebagaimana mestinya. “Kalau sudah ranah hukum, kami berharap sebagaimana mestinya harus berjalan untuk semua kasus,” ujarnya saat ditemui di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Minggu (6/8/2023).

Dengan percaya pada proses hukum, dia berharap segala kontroversi yang terjadi di masyarakat dapat diselesaikan agar tidak ada benturan. 

Selain itu penyelesaian secara hukum merupakan cara yang elegan jika terjadi penyimpangan seperti yang dilakukan oleh Panji Gumilang.

BACA JUGA: Penangguhan Penahanan Panji Gumilang Ditolak

Haedar menyampaikan bahwa agama hadir untuk bisa mencerahkan bukan untuk menjadikan masyarakat semakin menyimpang. “Jika ada penyimpangan maka perlu diluruskan, sehingga kita bisa move on membangun umat, bangsa, negara,” katanya.

Lagipula, lembaga pendidikan agama seperti pondok pesantren didirikan untuk mewujudkan cita-cita agama itu sendiri. Dirinya berharap umat beragama yang ada di Indonesia bisa membangun pikiran yang lebih moderat. “Mari membangun pandangan dari umat beragama ini yang mazhabiyyah yang lebih moderat untuk menghindari pandangan-pandangan yang bias, apalagi sesat,” ujar Haedar.

Diketahui, Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang dietapkan sebagai tersangka dugaan kasus penistaan agama oleh Bareskrim Polri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online