Madura United vs Bhayangkara FC: Misi Bangkit Tuan Rumah Diuji Tim Tamu
Madura United menjamu Bhayangkara FC pada pekan kelima Super League 2026/2027. Simak jadwal, kondisi kedua tim, dan misi tuan rumah bangkit.
Petugas menggunakan alat RTK untuk memastikan titik lahan bakal proyek pembangunan jalan tol Jogja-YIA di Padukuhan Rajek Lor, Tirtoadi, Mlati, Sleman, Senin (21/8/2023)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Pematokan Right of Way (ROW) mulai dikerjakan di lahan bakal proyek pembangunan jalan tol Jogja-Solo seksi 3 yang menghubungkan Yogyakarta dengan Bandara Internasional Airport (YIA) Kulonprogo, Senin (21/8/2023).
Pematokan lahan untuk jalan tol Jogja-Solo seksi 3 kali pertama digelar di Padukuhan Rajek Lor, Tirtoadi, Mlati, Sleman. Pematokan ini adalah tindak lanjut dari diterbitkan Izin Penetapan Lokasi (IPL) dari Pemda DIY pada akhir Juli lalu.
Tim pemberkasan PPK pengadaan lahan jalan tol Jogja-Solo-Kulonprogo, Priyanto mengatakan pematokan dimulai dari padukuhan Rajek Lor, Tirtoadi, Mlati, Sleman.
"Setelah itu, pematokan akan dilanjutkan ke sejumlah titik di Trihanggo, Nogotirto Banyuraden. Untuk yang Rajek Lor dan Rajek Ngemplak hari ini, berapa titiknya saya lupa," katanya, ditemui di sela-sela pematokan lahan, Senin (21/8/2023).
Priyanto menambahkan, pihaknya sengaja menggandeng personel dari PT Jasamarga Jogja Solo, PT Adhi Karya dan pihak padukuhan setempat. Hal ini dilakukan untuk memastikan patok yang terpasang benar dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
"Nantinya, setelah pematokan akan ada pengukuran oleh satgas tim P2T (panitia pengadaan tanah)," lanjutnya.
Dukuh Rajek Lor, Tirtoadi, Mlati, Sleman, Heru Winarta, 54, mengungkapkan ada sebanyak 127 bidang tanah yang berpotensi terkena proyek jalan tol Jogja-Solo-Kulonprogo. Dari jumlah bidang tersebut, ada 1 makam dan satu masjid yang akan terdampak proyek tersebut.
"Sisanya pemukiman. Untuk pematokan hari ini, hari pertama. Sebelum pematokan, sudah ada konsultasi publik ke warga," katanya.
Menurut Heru, berdasarkan konsultasi publik, mayoritas warga di Rajek Lor mendukung proyek pembangunan tol. Oleh karena itu, sejauh inj tidak ada penolakan warga atas proyek strategis nasional tersebut.
Meski mendukung, Heru mengaku ada harapan khusus dari warga terkait dengan proyek tol. Mereka berharap masih diberikan akses jalan dan dilakukan pembenahan saluran air.
"Harapannya dipingirnya (tol) dikasih jalan. Agar yang enggak kena proyek bisa untuk jalan. Selain itu, saluran air juga harus dibuat bagus," ucap Heru yang lahannya juga terkena proyek tol.
Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kanwil BPN DIY, Margaretha Elya Lim Putraningtyas mengatakan, IPL jalan tol Jogja-YIA sudah terbit untuk wilayah Sleman dan Bantul.
Luas lahan yang dibutuhkan untuk tol Jogja-YIA sekitar 3.400 bidang untuk dua Kabupaten. Rinciannya, lahan di kabupaten Sleman 2.500an bidang dan Bantul 800an bidang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Madura United menjamu Bhayangkara FC pada pekan kelima Super League 2026/2027. Simak jadwal, kondisi kedua tim, dan misi tuan rumah bangkit.
Gunungkidul kekurangan guru SD-SMP. Disdik menugaskan guru sekolah swasta dan guru TK untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga pendidik.
KPK menyita Toyota Land Cruiser milik Arif Sugiyanto yang diduga digunakan untuk pengumpulan uang dalam kasus korupsi ATR/BPN.
BNPB mencatat karhutla di kawasan Tanjung Puting mencapai 513,89 hektare. Asap tebal menghambat pemadaman melalui udara di Kalteng.
Simak sinopsis Insidious: Out of the Further, film horor tentang Gemma yang bisa memasuki The Further dan membawa makhluk gaib ke dunia nyata.
Sleman masih kekurangan 83.726 lampu jalan. Anggaran pembangunan APJ direncanakan naik menjadi Rp30,6 miliar pada 2027.