Prabowo Serahkan Urusan Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN ke PSSI
Prabowo menyerahkan urusan bonus Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026 kepada PSSI dan memuji perjuangan skuad Garuda.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Jogja Budi Asrori saat mengalungkan medali kepada pelari asal Kenya yang menjadi juara pertama, Minggu (8/10/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 2.500 pelari dari berbagai kota di Indonesia serta beberapa negara mengikuti lari marathon The International Yogyakarta 42K, Minggu (8/10/2023). Kegiatan itu menjadi salah satu pengembangan sport tourism di Kota Jogja.
Salah satu peserta asal Kota Bandung Rizki mengakui menjadi daya tarik tersendiri baginya mengikuti lari Marathon di Kota Jogja dengan jalur 42 kilometer di area perkotaan. Selain berolahraga, ia juga sekaligus berlibur di Kota Jogja dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata.
BACA JUGA : 5 Rekomendasi Tempat Jogging di Jogja yang Sayang Dilewatkan
“Saya tertarik mengikuti karena rutenya menarik di Kota Jogja, melewati Tugu, Malioboro dan beberapa bangunan cagar budaya. Selain itu meski di tengah kota, namun rutenya cukup menantang,” ujarnya di Kepatihan.
Lari marathon ini merupakan pertama kalinya digelar di Kota Jogja dengan jarak 42 kilometer berkeliling dengan start dan finish di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY. Para peserta mulai berlari dari kawasan Jalan Suryatmajan depan Kantor Gubernur kemudian berkeliling di seluruh Kota Jogja. Sejumlah jalur yang dilewati antara lain Jalan Kenari, Timoho, Jalan Gedongkuning, kawasan Jalan Solo hingga kembali ke area Malioboro melewati Tugu Jogja.
“Rutenya sangat menarik, kebetulan saya datang dengan beberapa teman,” ujarnya.
Kota Jogja khusus dan DIY pada umumnya saat ini sedang mengembangkan sport tourism. Sehingga banyak digelar berbagai event olahraga, salah satunya lari yang saat ini sedang tren di kalangan masyarakat. Melalui Marathon 42k ini dapat mendatangkan pelari tidak hanya skala nasional namun juga internasional sehingga mereka bisa sekalian berlibur.
“Peserta dari luar negeri yang ikut lari ada dari Kenya, Belanda, Malaysia, Filipina dan Singapura. Mereka sangat antusias dengan rute di tengah Kota Jogja,” kata Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung.
BACA JUGA : Ini Agenda Wisata di Jogja Selama Oktober 2023
Destinasi di Jogja menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara, sehingga banyak yang ikut dalam lomba lari tersebut. Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo mengatakan Kota Jogja khususnya dan DIY pada umumnya saat ini sedang mengembangkan sport tourism. Sehingga banyak digelar berbagai event olahraga, salah satunya lari yang saat ini sedang tren di kalangan masyarakat.
“Kami mendukung setiap event berkaitan dengan olahraga. Event olahraga juga bisa mendatangkan wisatawan untuk ke Jogja,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo menyerahkan urusan bonus Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026 kepada PSSI dan memuji perjuangan skuad Garuda.
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Thailand tetap mendapat Rp8,87 miliar setelah menjadi runner-up FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia sebagai juara mendapat US$650.000.
Jorge Martin unggul 2 poin atas Marc Marquez jelang MotoGP Mandalika 2026 setelah meraih dua podium di Jepang.
Donasi Rp909 juta terkumpul dalam Malam Berbagi Jogja. Dana akan digunakan untuk bedah rumah dan membantu warga yang kesulitan biaya pendidikan.
OpenAI akan memasang watermark tak terlihat pada teks ChatGPT dan Codex di Uni Eropa. Ini cara kerja dan batasan deteksinya.