Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta setelah 18 Bulan Investigasi
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo, Nur Eni Rahayu dalam podcast, Jumat (29/9/2023).
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi III DPRD Kulonprogo yang membidangi pembangunan mendorong peningkatan atau pembangunan jalan di wilayah Utara atau di kawasan Perbukitan Menoreh. Pasalnya, kawasan perbukitan memiliki topografi yang membuat rawan kecelakaan.
Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo, Nur Eni Rahayu, mengatakan Pemkab Kulonprogo telah berupaya meningkatkan kualitas jalan kabupaten. Hanya tidak semua ruas memiliki kualitas jalan yang bagus.
“Mungkin yang masih perlu ditekankan jalan di wilayah Utara dan Tengah, yang perbukitan itu. Di situ rawan bencana longsor,” kata Eni dalam podcast, Jumat (29/9/2023).
Eni menambahkan apabila infrastruktur fisik berupa jalan dapat dibangun dengan baik maka dampak positif yang ditimbulkan sangat tinggi. Menurut dia, pendidikan, perekonomian, kesehatan sangat dipengaruhi oleh kualitas jalan kendati infrastruktur jalan bukan satu-satunya solusi.
Jelas dia, kendati peningkatan kualitas jalan mendesak dilakukan namun Pemkab belum dapat secara serentak membangun semua ruas jalan. Pasalnya, APBD Kulonprogo terbatas untuk ruas jalan yang dianggap prioritas dari sekian ruas jalan yang ada.
Ruas jalan kabupaten merentang di Kulonprogo sejauh 1.308 kilometer. Dari panjang tersebut, ruas jalan dalam kondisi bagus hanya 951,8 kilometer. Dengan begitu ada sekitar 350 kilometer ruas jalan yang berada dalam kondisi rusak dari ringan sampai berat.
“Kalau menghitung [ongkos perbaikan] Rp2,5 juta per meter atau Rp2,5 miliar per kilometer maka nilai [perbaikan] bisa lebih dari Rp2 triliun,” katanya.
Lebih jauh, Eni memberikan solusi atas kecilnya APBD Kulonprogo untuk peningkatan kualitas jalan. Dia mengatakan Pemkab Kulonprogo dapat memanfaatkan Dana Keistimewaan untuk membangun jalan. Pasalnya, kawasan Perbukitan Menoreh masuk dalam satuan ruang strategis (SRS).
“Perlu juga adanya inovasi bagi percepatan pembangunan jalan kabupaten. Tentu inovasinya lebih ke anggaran. Kami berusaha juga untuk menarik nasional juga. Kami akan coba untuk lakukan pinjaman daerah berupa PEN atau pemulihan ekonomi nasional,” ucapnya.
Dia kembali menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur jalan sangat mendesak meski menurutnya kondisi jalan 72% bagus saat ini sudah cukup memadai mengacu pada standar pelayanan minimal (SPM). Jelas dia, kondisi jalan juga perlu diteropong dari kebermanfaatannya.
“Tentu yang terpenting adalah dukungan jalan itu untuk pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, pengembangan budaya, sosial, dan pariwisata. Kami prioritaskan kepada hal-hal itu,” pungkasnya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
MJO mulai melemah, tetapi kekeringan di Kulonprogo masih melanda 8 kapanewon. BPBD telah menyalurkan 898 tangki air bersih.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.
Kebakaran garasi bus Damri di Bandung menghanguskan 10 bus dan berdampak pada 13 rumah warga. Satu orang mengalami sesak napas.