PT Astra International Tbk Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026
PT Astra International Tbk kembali masuk dalam daftar 100 perusahaan terbesar di Indonesia dalam Fortune Indonesia 100 2026.
Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo, Nur Eni Rahayu dalam podcast, Jumat (29/9/2023).
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi III DPRD Kulonprogo yang membidangi pembangunan mendorong peningkatan atau pembangunan jalan di wilayah Utara atau di kawasan Perbukitan Menoreh. Pasalnya, kawasan perbukitan memiliki topografi yang membuat rawan kecelakaan.
Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo, Nur Eni Rahayu, mengatakan Pemkab Kulonprogo telah berupaya meningkatkan kualitas jalan kabupaten. Hanya tidak semua ruas memiliki kualitas jalan yang bagus.
“Mungkin yang masih perlu ditekankan jalan di wilayah Utara dan Tengah, yang perbukitan itu. Di situ rawan bencana longsor,” kata Eni dalam podcast, Jumat (29/9/2023).
Eni menambahkan apabila infrastruktur fisik berupa jalan dapat dibangun dengan baik maka dampak positif yang ditimbulkan sangat tinggi. Menurut dia, pendidikan, perekonomian, kesehatan sangat dipengaruhi oleh kualitas jalan kendati infrastruktur jalan bukan satu-satunya solusi.
Jelas dia, kendati peningkatan kualitas jalan mendesak dilakukan namun Pemkab belum dapat secara serentak membangun semua ruas jalan. Pasalnya, APBD Kulonprogo terbatas untuk ruas jalan yang dianggap prioritas dari sekian ruas jalan yang ada.
Ruas jalan kabupaten merentang di Kulonprogo sejauh 1.308 kilometer. Dari panjang tersebut, ruas jalan dalam kondisi bagus hanya 951,8 kilometer. Dengan begitu ada sekitar 350 kilometer ruas jalan yang berada dalam kondisi rusak dari ringan sampai berat.
“Kalau menghitung [ongkos perbaikan] Rp2,5 juta per meter atau Rp2,5 miliar per kilometer maka nilai [perbaikan] bisa lebih dari Rp2 triliun,” katanya.
Lebih jauh, Eni memberikan solusi atas kecilnya APBD Kulonprogo untuk peningkatan kualitas jalan. Dia mengatakan Pemkab Kulonprogo dapat memanfaatkan Dana Keistimewaan untuk membangun jalan. Pasalnya, kawasan Perbukitan Menoreh masuk dalam satuan ruang strategis (SRS).
“Perlu juga adanya inovasi bagi percepatan pembangunan jalan kabupaten. Tentu inovasinya lebih ke anggaran. Kami berusaha juga untuk menarik nasional juga. Kami akan coba untuk lakukan pinjaman daerah berupa PEN atau pemulihan ekonomi nasional,” ucapnya.
Dia kembali menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur jalan sangat mendesak meski menurutnya kondisi jalan 72% bagus saat ini sudah cukup memadai mengacu pada standar pelayanan minimal (SPM). Jelas dia, kondisi jalan juga perlu diteropong dari kebermanfaatannya.
“Tentu yang terpenting adalah dukungan jalan itu untuk pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, pengembangan budaya, sosial, dan pariwisata. Kami prioritaskan kepada hal-hal itu,” pungkasnya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Astra International Tbk kembali masuk dalam daftar 100 perusahaan terbesar di Indonesia dalam Fortune Indonesia 100 2026.
PSEL Bogor Raya menargetkan listrik 20 MW–30 MW dari 1.500 ton sampah per hari, sekaligus menangani timbunan lama TPAS Galuga.
Pemerintah menargetkan kontrak Giant Sea Wall Pantura sepanjang 575 km mulai dibagi pada awal 2027 untuk melindungi pesisir Jawa.
Penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp57,23 triliun hingga Agustus 2026, dengan kontribusi terbesar berasal dari PPN PMSE.
Bandara Ahmad Yani Semarang memanfaatkan PLTS 100 kWp. Selama Januari-Juni, panel surya menghasilkan 63.800 kWh untuk kebutuhan listrik.
Batu sengaja diletakkan di rel Tulungagung hingga mengganggu dua perjalanan kereta. KAI mengingatkan ancaman pidana maksimal 15 tahun.