Sigit Mustofa Pimpin Warkaban 2026-2029, Perkuat Peran Diaspora Bantul
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.
Imifest yang digelar Direktorat Jenderal Imigrasi di Grha Sabha Pramana UGM pada Kamis (12/10/2023)./Harian Jogja - Catur Dwi Janati
SLEMAN—Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia menggelar Festival Imigrasi (Imifest) di DIY. Berlangsung di Universitas Gadjah Mada, Imifest kali ini sekaligus jadi momen peluncuran program visa pendidikan bagi mahasiwa asing.
Direktur Izin Tinggal Keimigrasian, Direktorat Jenderal Imigrasi, Heru Tjondro menjelaskan gelaran Imifest memamerkan berbagai produk keimigrasian. Baik itu paspor, visa, hingga kemudahan jenis-jenis visa yang ada di Direktorat Jenderal Imigrasi.
"Di sini lah buat masyarakat mengetahui apa saja produk-produk yang dikeluarkan imigrasi," kata Heru, Kamis (12/10/2023).
Selain menjadi wadah pameran produk imigrasi, Imifest juga diramaikan dengan serangkaian kegiatan edukatif. Beberapa di antaranya ada desiminasi, sosialisasi hingga layanan konsultasi layanan visa dan izin tinggal.
Imifest di DIY merupakan agenda festival kedua yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi setelah sebelumnya acara serupa digelar juga di Denpasar. Mengusung tajuk Menata Citra Gapura Indonesia, Imifest kali ini diharapkan menjadi platform diseminasi kolaboratif antara Direktorat Jenderal Imigrasi dengan para stakeholder terkait.
Momen Imifest di Jogja sekaligus menjadi momen Direktorat Jenderal Imigrasi untuk meluncurkan program terbarunya yakni visa pendidikan.
BACA JUGA: Korban Miras Oplosan di Bantul Bertambah, Nelayan Sandeng Meninggal Dunia
"Kebetulan saat ini kami meluncurkan visa pendidikan. Visa pendidikan ini sebelumnya harus ada kementerian terkait. Sekarang cukup dengan rekomendasi visa dari dunia pendidikannya sendiri " jelasnya.
Lewat layanan ini, mahasiwa asing yang hendak menempuh pendidikan di Indonesia cukup menyerahkan bukti penerimaan dari kampus di Indonesia. Dengan dasar itu visa pendidikan bisa diberikan. "Jadi sekarang mudah, birokrasi itu dipangkas," katanya.
"Kita lihat seperti Singapura, Australia, Amerika, di mana saat mereka mengajukan visa untuk masuk ke negaranya untuk sekolah, dia cukup berdasarkan persetujuan dari kampusnya bahwa dia sudah diterima. Itu lah yang menjadi dasar untuk mahasiswa itu bisa kuliah di sini," tegasnya.
Kemudahan-kemudahan ini kata Heru diharapkan dapat menarik minat warga negara asing untuk menempuh pendidikan di Indonesia. Kedatangan para pelajar keinginanku Heru bisa turut memberi sumbangan pada pembangunan negara.
"Multiplier effect-nya akomodasi, mereka tinggal, belum lagi mereka di situ nanti hidup, makan dan tentu banyak lagi efek yang positif," katanya.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Profesor Wening Udasmoro menyambut baik program visa pendidikan ini. Menurutnya, UGM memiliki banyak sekali mahasiswa asing yang datang ke Indonesia. "Saya kira ini bantuan yang luar biasa dari imigrasi, keterbukaan sehingga kita bisa mendapatkan mahasiwa asing sebanyak-banyaknya," katanya.
"Saya kira semuanya harus dipersiapkan, dari masalah izin, imigrasi, semuanya harus lancar. Agar mereka bisa lancar ketika belajar di Indoensia, sehingga kita derajatnya bisa sama dengan perguruan tinggi yang ada di seluruh dunia.” (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.
Remaja Karanganyar yang sempat diduga hilang di Sungai Bengawan Solo ditemukan selamat di Yogyakarta usai sengaja meninggalkan HP dan sandal.
Bayer, perusahaan life science global yang bergerak di bidang kesehatan dan pertanian, meluncurkan Camalus, insektisida generasi terbaru untuk petani
Gudang proyek calon KDMP di Mulo, Wonosari dibobol maling. Peralatan senilai Rp17,5 juta raib, polisi masih menyelidiki pelaku.
Pelajari cara menghitung PPh 21 dengan Tarif Efektif Rata-rata (TER), kategori tarif, contoh perhitungan, dan perbedaannya dengan sistem lama.
Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, sebagian besar orang tua biasanya fokus menyiapkan berbagai kebutuhan sekolah anak, mulai dari seragam hingga perlengkap