Ekonomi Jogja Tumbuh 5,84 Persen, Ini Sektor Paling Moncer
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Proses evakuasi korban KA anjlok di Kulonprogo./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Anjloknya kereta api (KA) di jalur sekitar Kalimenur, Sentolo, Kulonprogo, Selasa (17/10/2023) siang tak hanya memengaruhi perjalanan KA, tetapi juga KRL atau Comuter Line Prambanan Ekspres (Prameks).
Akibat insiden itu, perjalanan Prameks untuk relasi Yogyakarta–Kutoarjo dan sebaliknya dibatalkan sementara.
Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan pembatalan sementara ini berlaku pada seluruh jadwal perjalanan hingga jalur pada lintas tersebut dapat dilalui kembali. "KAI Commuter melakukan pembatalan perjalanan tersebut imbas kendala operasional perjalanan kereta api jarak jauh di lintas Sentolo–Wates," ungkapnya.
BACA JUGA: Kecelakaan Kereta Api Terjadi di Sentolo Kulonprogo
Bagi pengguna Commuter Line Prameks yang sudah memiliki tiket perjalannya dapat melakukan pembatalan tiket KA atau bea pengembalian 100% secara tunai melalui loket-loket yang tersedia di Stasiun keberangkatan Commuter Line Prameks. "KAI Commuter mohon maaf atas ketidaknyamanannya atas pembatalan perjalanan Commuter Line Prameks."
Diberitakan sebelumnya, Manager Humas KAI Daop 6, Krisbiyantoro belum bisa memastikan berapa lama proses evakuasi akan berlangsung. Akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan petugas di lapangan.
Menurutnya proses evakuasi melibatkan pihak internal terlebih dahulu. PT KAI juga mengeluarkan bantuan yaitu dengan alat crane kemudian juga kereta penolong berisi alat-alat semiotomatis juga untuk membantu evakuasi kereta-kereta yang anjlok. Jumlah penumpang yang terdampak juga masih dipastikan.
Bagi penumpang yang perjalanannya terlambat menurutnya keterlambatan lebih dari satu jam penumpang dan masih di stasiun asal, pengembalian [tiket] penuh 100%. "Tapi kalau masih mau menunggu kereta meski terlambat ada kompensasi lain service recovery."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.