Pilur Bantul 2026, Calon Lurah Sabdodadi Bicara Digitalisasi Ekonomi
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Kantor baru MyRepublic Indonesia, layanan internet fiber optic dan TV berlangganan membuka cabang baru di Kota Jogja guna memberikan lebih banyak pilihan kepada masyarakat, Selasa (24/10/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah penyedia layanan internet fiber optik dan TV berlangganan MyRepublic Indonesia membuka cabang baru di Jogja guna memberikan lebih banyak pilihan kepada masyarakat dan pengguna internet. Layanannya akan mencakup wilayah Kota Jogja dan Kabupaten Sleman yang resmi beroperasi pada 9 November mendatang.
Partnership & Marketing Manager MyRepublic Indonesia, Shelly Maryanti menjelaskan, pembukaan cabang baru di Jogja itu nantinya bersamaan dengan sejumlah cabang lain se-Indonesia. Ia berharap layanan internet masyarakat Indonesia semakin beragam dan terpenuhi di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi masa kini.
BACA JUGA : Hardware Jaringan Internet Iconnet Digondol Maling, Kerugian Capai Rp270 Juta
"Di Jogja pembukaannya nanti bersamaan dengan cabang lain seperti di Sumedang, Tasikmalaya, Magelang, Sleman, Banyuwangi, Jombang, Madiun, Gresik, Kalimantan, Banjarmasin dan Balikpapan," ujarnya, Selasa (24/10/2023).
Layanan saat ini sudah ada di 48 kota kabupaten seluruh Indonesia. Pihaknya menargetkan layanan itu semakin meluas sampai ke 50 atau 54 kota secara nasional. Produk yang dihadirkan juga beragam dengan menyasar segmen bisnis, apartemen dan residensial mulai dari bandwidth 30 Mbps, 50 Mbps, 100, Mbps, dan 500 Mbps. Total di Jogja sudah ada sebanyak 54.000 titik layanan dan Sleman sebanyak 3.000 titik layanan.
"Untuk Sleman juga sudah ada sebanyak 100 pelanggan dan Jogja kita baru jadi masih pelan-pelan dan sudah merambah ke 37 kelurahan yang sudah tercakup," ucapnya.
Timnya masih akan membaca pasar penggunaan internet di Jogja untuk bisa membangun jaringan internet sendiri. Namun demikian pihaknya optimistis bisa bersaing dengan sejumlah provider internet lainnya guna mendukung pemerataan penggunaan internet dan edukasi literasi digital di Jogja.
BACA JUGA : Bupati Sunaryanta Akui Tingkat Literasi Digital di Gunungkidul Masih Rendah
"Untuk target akan lihat perkembangannya, tentu ada rencana perluasan. Target 30 persen dari market share seluruh Jogja bisa dilayani. Segmennya kami masih di residensial, ruko, kafe dan UMKM," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Hyundai membatalkan peluncuran Ioniq 3 di Australia karena biaya impor tinggi. Harga mobil listrik itu dinilai sulit bersaing.