Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta saat meresmikan akses Wifi gratis di Kawasan wisata Embung Bembem di Kalurahan Giriasih, Purwosari, Gunungkidul, Senin (16/10/2023). Ist/Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengakui angka literasi digital masyarakat di Bumi Handayani masih rendah dan kalah dibandingkan daerah lain di DIY. Meski tidak menyebut angka secara pasti, namun posisinya masih di bawah kabupaten atau kota lain.
“Masih rendah dan butuh akselerasi untuk mengejar ketertinggalan,” kata Sunaryanta saat meresmikan wifi publik Gratis di Embung Bembem, Kalurahan Giriasih, Purwosari, Senin (16/10/2023).
Dia menjelaskan, untuk peningkatan literasi digital sudah diinsiasi dengan pelayanan ke masyarakat dengan aplikasi. Selain itu, juga ada upaya transformasi digital, salah satunya dengan menyediakan akses layanan internet secara gratis sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.
“Terus kami bangun layanan internet ke masyarakat. Dengan begini, maka literasi digital bisa ditingkatkan,” katanya.
Ia tidak menampik, masalah luas wilayah menjadi kendala dalam penguatan program digital di Masyarakat. Namun demikian, Sunaryanta tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan untuk pemerataan akses internet.
“Dengan akses digital maka bisa masuk dunia global tanpa sekat. Pemasaran atau promosi produk UMKM bisa lebih mudah, pengembangan wisata seperti di Embung Bembem juga gampang karena bisa langsung terhubung dengan dunia luar,” katanya.
BACA JUGA: 20 Hektare Lahan di Perbukitan Menoreh Kulonprogo Terbakar
Kepala Dinas Kominfo Gunungkidul Setiyo Hartanto mengatakan terus berupaya memberikan layanan wifi gratis ke Masyarakat agar mudah mendapatkan akses Internet. Untuk lokasi public sudah ada 13 lokasi, seperti di Stadion Jeruksari, Wonosari, Pantai Wediombo, Taman Kuliner Wonosari, hingga Embung Bembem.
Selain itu, di 18 Kapanewon di Gunungkidul juga sudah ada akses gratis internet bagi masyarakat. “Tentunya dengan program ini tidak hanya meningkatkan literasi digital, tapi juga untuk mengurangi area blankspot,” kata Setiyo.
Lurah Giriasih Suwitono mengatakan dengan dipasangnya layanan Internet gratis di Embung Bembem diharapkan dapat meningkatkan kunjungan. Selam ini, kunjungan didominasi oleh anak-anak muda yang menginginkan adanya layanan tambahan seperti Internet gratis.
“Kemudahan akses Internet tidak hanya untuk untuk promosi wisata di Embung Bembem, tapi juga bisa sebagai sarana promosi usaha mikro kecil dan menengah [UMKM]. Tentunya dengan semakin banyak kunjungan akan berdampak terhadap roda ekonomi warga sekitar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Anthropic dikabarkan menjajaki kerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan chip AI kustom guna mengurangi ketergantungan pada pemasok GPU eksternal.
KPK mengungkap keterangan awal asal uang dalam amplop yang dibawa Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby saat bertemu Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Kisah Xu Peng, aktor drama pendek China yang beralih menjadi penjual sayur setelah industri hiburan terdampak perkembangan AI, viral di media sosial.
OxygenOS dan Realme UI dikabarkan akan digantikan ColorOS. Perubahan besar ini disebut menjadi bagian strategi efisiensi Oppo Group.
Kolombia mengalahkan Ghana 1-0 di Kansas City dan memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat gol tunggal Jhon Arias.