Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Rombongan bregada, pertunjukan drum band hingga pelepasan burung menjadi sejumlah kegiatan yang disuguhkan dalam peringatan Hari Jadi Sleman ke-107 pada Senin (15/5/2023) di Lapangan Denggung. Ribuan warga antusias menyaksikan momen ini./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus mempercepat proses revitalisasi Taman Denggung, yang ditargetkan selesai akhir November 2023. Hingga, Selasa (24/10/2023) proyek senilai Rp5 miliar itu telah berjalan 23%.
"Sampai saat ini telah berjalan 23 persen. Pembersihan untuk lokasi proyek telah dilakukan dan juga membuat dasarannya. Kami optimistis target akhir November selesai akan tercapai," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Epiphana Kristyani,Selasa (23/10/2023).
BACA JUGA: Tak Lolos Tes Kesehatan, Bakal Capres/Cawapres Langsung TMS
Diungkapkan Epiphana, revitalisasi Taman Denggung nantinya tidak hanya mencakup mempercantik kawasan patung Raden Ronggo Prawirodirjo, akan tetapi juga taman anak dan pembatas jalan. Diharapkan dengan adanya revitalisasi, kawasan tersebut lebih cantik, lebih ramah anak dan tidak gelap lagi.
Untuk taman bermain anak di kawasan Denggung Sleman saat ini banyak yang rusak, mengaku akan diperbaiki. Selain itu fasilitas bermain pun akan dilengkapi. Agar kawasan itu menjadi ramah anak.
"Yang jelas lebih cantik, lebih ramah anak untuk taman anaknya, dan untuk defider (pembatas jalan) lebih berwarna serta lebih asri. Nantinya kami harapkan kawasan itu tidak gelap lagi," lanjut Epi.
Lebih lanjut Epi menyebut, revitalisasi Taman Denggung adalah hal yang penting. Sebab, kawasan tersebut adalah wajah depan Kabupaten Sleman. Sehingga harus bisa menunjukkan ciri khas tersendiri.
"Harus bisa memberi gambaran oh ini Sleman," lanjutnya.
BACA JUGA: Diserang Kelompok Bersenjata, 13 Polisi Tewas
Sementara terkait dengan pemotongan pohon di defider (pembatas jalan), Epi menyatakan hal itu sengaja dilakukan. Sebab, ada beberapa pohon yang berdiri di defider di kawasan depan Sleman City Hall itu beracun. Pohon itu akan diganti asam Jawa. Sedangkan bunga di kawasan patung Raden Ronggo Prawirodirjo diganti bunga tabebuya guna menunjang keindahan.
"Tujuannya agar kawasan itu semakin cantik," ucapnya.
Selain Taman Denggung, DLH Sleman juga telah membangun RTH lainnya, yakni masiih di Kalurahan Tridadi, tepatnya di barat kantor Dinas Perhubungan Sleman.
Lokasi tersebut dulunya hanya lahan kosong yang kumuh. Saat ini, di situ sudah menjadi taman.
"Harapannya itu dapat menjadi ruang terbuka hijau. Nanti kalau sudah beberapa waktu kemudian, akan coba kita tanami tanaman sehingga akan menambah ruang terbuka hijau,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Kecelakaan bus dan truk di Tol Cipali Cirebon menyebabkan satu penumpang tewas dan dua lainnya luka-luka pada Sabtu dini hari.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.