Pajak Sleman Tembus Rp611 Miliar, PBB-P2 Tertinggi, Tambang Terendah
Realisasi pajak Sleman capai Rp611 miliar hingga Juni 2026. PBB-P2 tertinggi, pajak tambang masih rendah.
Petani Melon - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kulonprogo menyebutkan sektor pertanian hortikultura khususnya melon akan diarahkan menjadi daya tarik andalan di wilayah selatan Kulonprogo.
Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kulonprogo Cicilia Susy Setyo Cahyani mengatakan jika Jalan Lintas Selatan (JJLS) sudah tersambung semua maka diharapkan pertanian holtikultura bisa menarik banyak wisatawan.
Selain memanfaatkan sektor pariwisata dari Pantai Trisik hingga Congot, menurut Cicilia, Pemkab Kulonprogo mempunyai rencana pengembangan di sektor pertanian hortikultura, utamanya melon.
“Pertanian cerdas akan diarahkan pada budi daya melon. Kemudian menggunakan irigasi sprinkler dan sistem rumah kaca. Itu di titik-titik tertentu. Pada 2024 juga kami ajukan pendanaan untuk rumah kaca,” kata Cicilia saat ditemui di kantornya, Jumat (27/10/2023).
Tak hanya itu, Cicilia menjelaskan Pemkab akan berupaya memaksimalkan sawah surjan yang ada di wilayah Selatan baik sebagai potensi pertanian maupun pariwisata. Sawah surjan merupakan suatu sistem tanam yang ditandai dengan adanya perbedaan ketinggian areal tanam pada sebidang tanah.
Tanah tersebut merupakan tanah yang hanya ada di Kulonprogo dan merupakan hak istimewa DIY karena merupakan warisan budaya takbenda (WBTB).
Pelestarian tersebut berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Kulonprogo Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pelestarian Persawahan Surjan di Kabupaten Kulonprogo.
“Pertanian lahan surjan banyak sekali di wilayah Selatan. Semangat kerja sama antar-OPD seperti di Departemen Pertanian dan Pangan lebih pada peningkatan produksi pertanian. Kalau dari sektor perikanan bisa masuk untuk budidaya perikanan di lahan surjan. Pendidikannya juga mengarah pada lahan surjan termasuk smartagri,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi pajak Sleman capai Rp611 miliar hingga Juni 2026. PBB-P2 tertinggi, pajak tambang masih rendah.
Pemerintah susun Perpres perlindungan nakes usai kasus dr Icha, soroti intimidasi dan lemahnya sistem keamanan.
Usaha pigura di Sleman tertekan kenaikan harga kaca dan kayu, sementara penjualan turun hingga 50 persen akibat melemahnya daya beli.
Jadwal 16 besar Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko dan Paraguay vs Prancis, Minggu dini hari WIB. Simak jam tayang & siaran langsung.
Kasus dugaan penganiayaan di Daycare Jogja bertambah jadi 27 tersangka, dengan 103 anak korban. Polisi masih kembangkan penyidikan.
Bantul lanjutkan restorasi Gumuk Pasir Parangkusumo dengan penebangan vegetasi demi mengembalikan fungsi alami kawasan langka.