Ribuan Pelajar Sleman Alami Hipertensi, Gaya Hidup Jadi Sorotan
Skrining CKG Sleman temukan ribuan pelajar hipertensi. Gaya hidup tidak sehat jadi faktor utama selain bawaan.
Petani Melon - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kulonprogo menyebutkan sektor pertanian hortikultura khususnya melon akan diarahkan menjadi daya tarik andalan di wilayah selatan Kulonprogo.
Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kulonprogo Cicilia Susy Setyo Cahyani mengatakan jika Jalan Lintas Selatan (JJLS) sudah tersambung semua maka diharapkan pertanian holtikultura bisa menarik banyak wisatawan.
Selain memanfaatkan sektor pariwisata dari Pantai Trisik hingga Congot, menurut Cicilia, Pemkab Kulonprogo mempunyai rencana pengembangan di sektor pertanian hortikultura, utamanya melon.
“Pertanian cerdas akan diarahkan pada budi daya melon. Kemudian menggunakan irigasi sprinkler dan sistem rumah kaca. Itu di titik-titik tertentu. Pada 2024 juga kami ajukan pendanaan untuk rumah kaca,” kata Cicilia saat ditemui di kantornya, Jumat (27/10/2023).
Tak hanya itu, Cicilia menjelaskan Pemkab akan berupaya memaksimalkan sawah surjan yang ada di wilayah Selatan baik sebagai potensi pertanian maupun pariwisata. Sawah surjan merupakan suatu sistem tanam yang ditandai dengan adanya perbedaan ketinggian areal tanam pada sebidang tanah.
Tanah tersebut merupakan tanah yang hanya ada di Kulonprogo dan merupakan hak istimewa DIY karena merupakan warisan budaya takbenda (WBTB).
Pelestarian tersebut berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Kulonprogo Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pelestarian Persawahan Surjan di Kabupaten Kulonprogo.
“Pertanian lahan surjan banyak sekali di wilayah Selatan. Semangat kerja sama antar-OPD seperti di Departemen Pertanian dan Pangan lebih pada peningkatan produksi pertanian. Kalau dari sektor perikanan bisa masuk untuk budidaya perikanan di lahan surjan. Pendidikannya juga mengarah pada lahan surjan termasuk smartagri,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining CKG Sleman temukan ribuan pelajar hipertensi. Gaya hidup tidak sehat jadi faktor utama selain bawaan.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.