Dua Hari, Dua Kambing Warga Saptosari Mati Digigit Hewan Liar
Dua kambing warga Kalurahan Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, mati dengan luka bekas gigitan hewan liar dalam dua hari berturut-turut.
Proyek JJLS/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tersambungnya Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di pesisir Gunungkidul diperkirakan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Berbagai program dipersiapkan oleh Pemkab Gunungkidul untuk menyambut peluang ini.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian mengatakan, pembangunan JJLS akan berdampak signifikan terhadap upaya pengembangan di sektor pesisir. Di 2024 sudah dipersiapkan berbagai program untuk mendukung dalam pengembangan Kawasan.
Menurut dia, dari sisi regulasi sudah menyiapkan program penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pantai Selatan di bagian tengah. keberadaan aturan ini menjadi kunci karena akan memperjelas dari sisi peruntukan maupun ases kemanfaatan.
“Tata ruangnya akan lebih didetailkan lagi sehingga akan semakin jelas peruntukannya,” kata Aldian, Jumat (27/10/2023).
Persiapan tidak hanya dari regulasi, namun di tahun depan juga ada sejumlah program kegiatan yang dijalankan. Sesuai perencanaan yang dibuat akan dilakukan pembangunan tempat penangkaran dan konservasi satwa lokal.
Keberadaan tempat konservasi tidak hanya untuk pelestarian satwa, namun juga berpotensi pengembangan wisata. “Lokasinya berada di Giritirto, Kapanewon Purwosari,” katanya.
BACA JUGA: Sudah Diaspal, Kini JJLS Pansela Gunungkidul Sudah Tersambung
Menurut Aldian, tersambungnya JJLS juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata dikarenakan akses menuju destinasi jadi lebih banyak. Potensi melonjaknya kunjungan harus diantisipasi dengan tujuan pengunjung tetap bisa diberikan rasa aman dan nyaman.
Selain itu, juga ada kesiapan event untuk menunjang daya Tarik wisata. Salah satunya dengan konsep beach an run yang melibatkan pengunjung.
“Konsep pengembangan yang dilakukan juga disesuaikan dengan program dari Pemerintah DIY untuk menjadikan pesisir sebagai halaman depan. Secara simultan program terus dijalankan untuk mendukung pengembangan Kawasan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua kambing warga Kalurahan Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, mati dengan luka bekas gigitan hewan liar dalam dua hari berturut-turut.
Kelompok muda Jerman Gen Z Regelt menyiapkan demo 31 Oktober dan menuntut pendidikan, perlindungan iklim, serta penolakan wajib militer.
Polda Metro Jaya membebaskan 19 orang yang ditangkap terkait demo Jakarta pada 28 Oktober 2026 setelah pemeriksaan oleh penyidik.
Pemkab Kulon Progo memperkuat koordinasi kehumasan 46 OPD untuk mewujudkan layanan informasi publik yang transparan, adaptif, responsif, dan mudah diakses masya
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Dokter menjelaskan minum es saat musim hujan bukan penyebab flu. Simak pemicu batuk pilek dan tips mencegah penyakit saat hujan.