Lansia 85 Tahun Hilang di Gunungkidul, Pencarian Belum Berhasil
Lansia 85 tahun di Gunungkidul hilang sejak Senin, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif di kawasan karst.
Proyek JJLS/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tersambungnya Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di pesisir Gunungkidul diperkirakan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Berbagai program dipersiapkan oleh Pemkab Gunungkidul untuk menyambut peluang ini.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian mengatakan, pembangunan JJLS akan berdampak signifikan terhadap upaya pengembangan di sektor pesisir. Di 2024 sudah dipersiapkan berbagai program untuk mendukung dalam pengembangan Kawasan.
Menurut dia, dari sisi regulasi sudah menyiapkan program penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pantai Selatan di bagian tengah. keberadaan aturan ini menjadi kunci karena akan memperjelas dari sisi peruntukan maupun ases kemanfaatan.
“Tata ruangnya akan lebih didetailkan lagi sehingga akan semakin jelas peruntukannya,” kata Aldian, Jumat (27/10/2023).
Persiapan tidak hanya dari regulasi, namun di tahun depan juga ada sejumlah program kegiatan yang dijalankan. Sesuai perencanaan yang dibuat akan dilakukan pembangunan tempat penangkaran dan konservasi satwa lokal.
Keberadaan tempat konservasi tidak hanya untuk pelestarian satwa, namun juga berpotensi pengembangan wisata. “Lokasinya berada di Giritirto, Kapanewon Purwosari,” katanya.
BACA JUGA: Sudah Diaspal, Kini JJLS Pansela Gunungkidul Sudah Tersambung
Menurut Aldian, tersambungnya JJLS juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata dikarenakan akses menuju destinasi jadi lebih banyak. Potensi melonjaknya kunjungan harus diantisipasi dengan tujuan pengunjung tetap bisa diberikan rasa aman dan nyaman.
Selain itu, juga ada kesiapan event untuk menunjang daya Tarik wisata. Salah satunya dengan konsep beach an run yang melibatkan pengunjung.
“Konsep pengembangan yang dilakukan juga disesuaikan dengan program dari Pemerintah DIY untuk menjadikan pesisir sebagai halaman depan. Secara simultan program terus dijalankan untuk mendukung pengembangan Kawasan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia 85 tahun di Gunungkidul hilang sejak Senin, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif di kawasan karst.
Terdakwa TPPU Andhi Nur Huda mengaku ada permintaan dana Rp21,5 miliar untuk Pilpres dalam sidang di Tipikor Semarang.
Pabrik penggilingan batu di Gunungkidul ditutup karena berdiri di tanah kas desa yang dilarang untuk aktivitas pertambangan.
Indonesia akan turun di 32 cabang olahraga Asian Games 2026 dengan 400 lebih atlet, persiapan difokuskan lewat program nasional.
Inflasi Kota Jogja Juni 2026 naik 0,46% dipicu kenaikan BBM, terutama berdampak pada sektor transportasi.
Pemerintah dan marketplace sepakat menahan kenaikan biaya layanan demi menjaga UMKM tetap kompetitif di tengah integrasi sistem.