8 SPPG di Gunungkidul Belum Beroperasi, Ribuan Siswa Tunggu MBG
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
Proyek JJLS/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tersambungnya Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di pesisir Gunungkidul diperkirakan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Berbagai program dipersiapkan oleh Pemkab Gunungkidul untuk menyambut peluang ini.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian mengatakan, pembangunan JJLS akan berdampak signifikan terhadap upaya pengembangan di sektor pesisir. Di 2024 sudah dipersiapkan berbagai program untuk mendukung dalam pengembangan Kawasan.
Menurut dia, dari sisi regulasi sudah menyiapkan program penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pantai Selatan di bagian tengah. keberadaan aturan ini menjadi kunci karena akan memperjelas dari sisi peruntukan maupun ases kemanfaatan.
“Tata ruangnya akan lebih didetailkan lagi sehingga akan semakin jelas peruntukannya,” kata Aldian, Jumat (27/10/2023).
Persiapan tidak hanya dari regulasi, namun di tahun depan juga ada sejumlah program kegiatan yang dijalankan. Sesuai perencanaan yang dibuat akan dilakukan pembangunan tempat penangkaran dan konservasi satwa lokal.
Keberadaan tempat konservasi tidak hanya untuk pelestarian satwa, namun juga berpotensi pengembangan wisata. “Lokasinya berada di Giritirto, Kapanewon Purwosari,” katanya.
BACA JUGA: Sudah Diaspal, Kini JJLS Pansela Gunungkidul Sudah Tersambung
Menurut Aldian, tersambungnya JJLS juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata dikarenakan akses menuju destinasi jadi lebih banyak. Potensi melonjaknya kunjungan harus diantisipasi dengan tujuan pengunjung tetap bisa diberikan rasa aman dan nyaman.
Selain itu, juga ada kesiapan event untuk menunjang daya Tarik wisata. Salah satunya dengan konsep beach an run yang melibatkan pengunjung.
“Konsep pengembangan yang dilakukan juga disesuaikan dengan program dari Pemerintah DIY untuk menjadikan pesisir sebagai halaman depan. Secara simultan program terus dijalankan untuk mendukung pengembangan Kawasan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
Polisi masih menyelidiki penyebab meninggalnya taruna Akpol Semarang berinisial AMM yang ditemukan terluka di kompleks pendidikan Akpol.
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Belanja gaji pegawai Pemkab Sleman 2027 turun menjadi Rp787,97 miliar. BKAD mewaspadai TPP terdampak jika target PAD tidak tercapai.
Pemerintah memastikan pemisahan anggaran BGN dari fungsi pendidikan mulai diterapkan pada penyusunan APBN 2028 sesuai putusan MK.
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.