UMK Gunungkidul 2026 Rp2,46 Juta, Berapa Besaran Tahun Depan?
Komisi D DPRD Gunungkidul berharap UMK 2027 disesuaikan dengan biaya hidup, kemampuan perusahaan, dan formula pengupahan yang berlaku.
Warga mengantri mengambil dana Program Keluarga Harapan (PKH). /Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Sosial (Dinsos) Bantul menargetkan setiap pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mampu mengeluarkan 24 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari program bantuan sosial pada 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan kemandirian keluarga penerima bantuan.
Kepala Dinsos Bantul, Sukrisna Dwi Susanta, mengatakan arah kebijakan penanggulangan kemiskinan ke depan difokuskan pada terwujudnya keluarga berdaya. Melalui kebijakan tersebut, setiap keluarga prasejahtera diharapkan mampu mandiri sehingga tidak lagi bergantung pada intervensi pemerintah.
"Keluarga berdaya itu ya mandiri dan ini kan jadi tantangan pemerintah bagaimana agar penerima bansos itu bisa lepas dan bisa berdikari," katanya, Jumat (31/7/2026).
Menurut Krisna, saat ini terdapat 213 pendamping PKH yang bertugas di seluruh Kabupaten Bantul. Masing-masing pendamping dibebani target meloloskan 24 penerima manfaat pada tahun ini sebagai bagian dari upaya menurunkan angka kemiskinan.
"Jadi tidak selamanya mereka orang miskin. Itu kalau sekiranya nanti di-assessment dia punya usaha apa, misal punya usaha mie ayam, jualan mie ayam atau apa, kan pasti penghasilannya ada toh itu? Nah, itu nanti dicoret," ungkapnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Dinsos Bantul melakukan pengecekan lapangan secara berkala serta pemutakhiran data setiap tiga bulan. Langkah itu dilakukan untuk mengeluarkan warga yang dinilai sudah mampu dari daftar penerima bantuan.
Selain itu, Dinsos juga menyediakan fitur usul dan sanggah melalui aplikasi resmi agar masyarakat dapat melaporkan apabila terdapat ketidaksesuaian penerima bantuan sosial.
"Kami juga menindak tegas dan memblokir penerima yang terindikasi penyalahgunaan dana, seperti untuk judi online agar lebih tepat sasaran," ujarnya.
Krisna menjelaskan terdapat sejumlah indikator yang menjadi dasar kelulusan penerima PKH, di antaranya pekerjaan, penghasilan per bulan, kondisi rumah, dan sejumlah aspek lainnya.
"Tentu intervensinya harus holisitik tidak bisa hanya dari satu OPD saja, misalnya dari sisi kesehatan, perumahan maupun kondisi ekonomi," jelasnya.
Ia menambahkan pendamping PKH juga diminta mengantisipasi masyarakat yang berpotensi masuk ke kelompok penerima manfaat. Langkah tersebut diharapkan membuat proses pengentasan kemiskinan berjalan lebih optimal pada masa mendatang.
"Jumlah KPM PKH aktif sampai dengan triwulan kedua 2026 sebanyak 51.139," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi D DPRD Gunungkidul berharap UMK 2027 disesuaikan dengan biaya hidup, kemampuan perusahaan, dan formula pengupahan yang berlaku.
Céline Dion meraup US$125,5 juta dari 16 konser di Paris. Setelah comeback usai vakum panjang, ia dijadwalkan kembali tampil pada Mei 2027.
WhatsApp gagal mencadangkan chat? Simak 10 cara mengatasi masalah backup di Android dan iPhone, mulai dari memeriksa koneksi hingga pengaturan iCloud.
Inter Milan dan AC Milan memperkenalkan Generali Stadium senilai Rp24 triliun. Stadion berkapasitas 71.500 penonton ditargetkan beroperasi pada 2031.
Fiorentina bermain imbang 2-2 melawan Atalanta pada pekan kesembilan Serie A. Hasil ini membuat La Viola masih tertahan di zona degradasi.
MotoGP Malaysia 2026 dimulai Jumat (30/10). Simak jadwal FP1 dan Practice serta peluang Marc Marquez menambah keunggulan atas Jorge Martin.