7.500 Obor Bakal Menyala di Perayaan HUT ke-75 Kulonprogo, Ini Maknanya
Disbud Kulonprogo menyiapkan 7.500 obor untuk HUT ke-75 Kulonprogo. Api menyala sekitar dua menit dengan pengamanan petugas damkar.
Timbul, tukang becak di Ngentakrejo, Lendah, yang tercatat masuk dalam desil 9. /harian Jogja-Khairul Ma\'arif
Harianjogja.com, KULONPROGO—Timbul, tukang becak asal Ngentakrejo, Lendah, Kulonprogo, akhirnya bisa bernapas lega setelah status desilnya berubah dari 9 menjadi 3. Perubahan tersebut terjadi kurang dari dua pekan setelah kasusnya sempat viral pada Senin (24/8/2026).
Perubahan status desil itu menjadi angin segar bagi Timbul, terutama karena anaknya sedang menempuh pendidikan tinggi di UNY. Namun, persoalan belum sepenuhnya selesai karena sang anak masih mengalami kesulitan mengakses KIP Kuliah akibat data yang belum dapat disinkronkan.
Lurah Ngentakrejo, Sumardi, mengatakan perubahan dari desil 9 menjadi desil 3 tersebut terbilang cepat dibandingkan proses pemutakhiran desil yang biasanya dapat berlangsung berbulan-bulan.
Meskipun demikian, proses pemutakhiran desil tetap tidak mudah dilakukan.
"Alhamdulillah setelah dikawal dari awal sekarang desilnya sudah benar-benar berubah menjadi desil 3," ujar Sumardi saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).
Desil Turun, Harapan KIP Kuliah Terbuka
Perubahan status menjadi desil 3 diharapkan dapat membantu anak Timbul mengakses beasiswa KIP Kuliah. Sebagai tukang becak, Timbul membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk mendukung pendidikan anaknya.
Namun, perubahan desil tersebut ternyata belum serta-merta membuat proses pendaftaran KIP Kuliah menjadi lancar.
Sumardi mengatakan anak Timbul telah melaporkan kepadanya bahwa status desil yang sudah berubah menjadi 3 belum dapat disinkronkan dengan akun KIP Kuliah.
"Tadi anaknya Timbul laporan saya meskipun desil sudah 3 tetapi belum bisa disinkronkan dengan akun KIP kuliahnya," ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat anak Timbul masih mengalami kesulitan melakukan pendaftaran KIP Kuliah. Sumardi mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab data tersebut belum dapat disinkronkan.
Menurut dia, proses tersebut masih terus dikawal agar anak Timbul yang memiliki semangat sekolah sangat tinggi dapat memperoleh kemudahan dari sisi biaya pendidikan.
"Ya semoga tidak ada kesulitan lagi lah soalnya ini kan buat pendidikan anak juga toh masa aksesnya sulit, mungkin butuh waktu untuk dapat sinkron," ungkapnya.
Kanal Khusus KIP dan PIP
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Pemberdayaan Sosial dan Perlindungan Anak Kulonprogo, Dian Putera Karana, menjelaskan BPS juga telah menyediakan kanal khusus untuk mempercepat pengurusan Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP.
Namun, pengajuan melalui kanal tersebut tidak secara otomatis mengubah status tingkat kesejahteraan atau desil seseorang pada Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Kanal tersebut lebih difokuskan untuk pemutakhiran data maupun pengajuan sanggahan terkait kelayakan KIP dan PIP.
“Kanal ini tidak mengubah status desilnya, melainkan lebih ke pemutakhiran data atau sanggahan untuk KIP dan PIP-nya. Ini adalah kanal khusus dari BPS untuk mempermudah masyarakat,” jelas Dian.
Dengan status desil Timbul yang kini sudah berubah menjadi 3, persoalan berikutnya adalah memastikan perubahan tersebut dapat tersinkron dengan sistem yang dibutuhkan untuk mengakses KIP Kuliah anaknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disbud Kulonprogo menyiapkan 7.500 obor untuk HUT ke-75 Kulonprogo. Api menyala sekitar dua menit dengan pengamanan petugas damkar.
KKMP Demangan memanfaatkan jaringan rumah kos anggota untuk memasarkan produk UMKM dan mengusulkan bantuan kendaraan guna memperluas usaha koperasi.
Lima kambing milik warga Desa Tengklik, Karanganyar, mati atau hilang. BKSDA dan kepolisian dijadwalkan mengecek lokasi dugaan serangan satwa liar.
Lahan kritis di DIY mencapai 70.518 hektare. Gus Hilmy menyoroti alih fungsi hutan, ancaman habitat satwa, dan pentingnya prosedur perizinan.
DPRD DIY berharap pemerintah pusat mendengar aspirasi mahasiswa dalam aksi 20 Oktober 2026 yang membawa tujuh tuntutan evaluasi pemerintahan.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (21/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.