Menko Muhaimin Ajak Generasi Muda Bangun Desa Demi Ketahanan Pangan
Cak Imin mengajak generasi muda kembali ke desa membangun pertanian demi memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis inovasi.
Peluncuran branding Echo untuk angkringan yang sudah terstandarisasi, Senin (30/10/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja meluncurkan sebuah standarisasi angkringan berlabel ECHO atau enak cetho untuk meningkatkan kualitas kuliner, Senin (31/10/2023). Sebanyak 10 angkringan diberikan label Echo berwarna hijau atau sempurna sebagai pertanda telah melewati berbagai tahapan pengujian mulai dari keamanan pangan hingga bebas dari bakteri ecoli.
Dalam proses pengujian ini Pemkot Jogja melibatkan akademisi yang ahli di bidang gizi dan pangan. Pelaksana Inovasi Echo Tri Mei Khasana sekaligus Dosen Ilmu Gizi Unriyo menjelaskan sebagai pilot project, program ini baru menyasar angkringan di Kota Jogja yang biasa berjualan di sejumlah kawasan wisata. Mulai dari kawasan Ngabean, Pasar Beringharjo, Titik Nol Kilometer, sirip Malioboro, Jalan Margo Utomo, Pajeksa, Jalan Suryatmakan hingga Jalan A. Yani hingga Reksobayan.
“Penelitian ini sebenarnya sudah berjalan di 2021 dan saat ini bentuknya program hasil penelitian berupa standarisasi angkringan di Kota Jogja dengan nama Echo atau enak cetho. Artinya selain rasanya enak, sajian di angkringan ini juga jelas higienis, sehat,” katanya, Senin.
Saat ini memang baru 10 angkringan yang ditetapkan berlabel Echo warna hijau atau sempurna. Untuk mendapatkan label ini angkringan harus melalui sejumlah pengujian dengan hasil skor tertentu. Terdiri atas skor keamanan pangan SKP: ≥ 0,9703 atau ≥ 97,03%. Hasil uji Staphylococcus yaitu negatif ≤ 25 gram. Hasil uji E-Coli yaitu < 3/ml serta uji organoleptik atau kesukaan terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur dengan kriteria sangat suka dengan skor ≥ 3,5 - 4.
“Uji ecoli ini dilakukan apakah air yang digunakan ada ecoli atau tidak, karena sangat rentan. Kemudian uji staphylococcus pada lauk hewani dan nabati, ini kaitan dengan penyebab diare.Kita lihat ecoli dan stapilococusnya memenuhi standar atau tidak? Harusnya negatif, kalau sudah negatif, kemudian skor keamanan pangan masuk kategori baik maka angkringan itu sudah bisa dicap branding ECHO,” kata Pelaksana Inovasi Echo dari UNS Surakarta, Rizka Ayu Setyani.
Adapun angkringan yang telah diuji skor tidak memenuhi syarat sesuai dengan indikator yang ditetapkan, maka akan masukkan kategori kuning (baik) dan merah (cukup). “Mereka terus didampingi agar berbenah bisa mencapai Echo kategori hijau sempurna. Kalau belum lolos kita kembalikan lagi,” kata Mei.
Salah satu pedagang angkringan yang mendapatkan label Echo Sempurna Septi Harningtyas mengatakan pada awalnya ia didatangi oleh petugas diminta untuk mengikuti sejumlah tahapan pengujian tersebut. Ia mendukung standarisasi tersebut karena pedangan bisa mengetahui kondisi sajian yang dijual di angkringan.
“Saya selama ini selalu mengedepankan untuk bersih. Sehingga dengan pengujian ini kita bisa mengetahui kondisi pangan yang kita jual keamanannya seperti apa. Kalau ternyata misal ada makanan belum memenuhi standar bisa kita perbaiki,” ujarnya.
BACA JUGA : PSI DIY Optimistis, Kaesang Beri Efek Positif di Pemilu 2024
Sekda Kota Jogja Aman Yuriadijaya mengatakan program ini untuk memperkuat branding kuliner angkringan Jogja sekaligus ikon wisata. Tujuannya supaya wisatawan yakin dengan mutu dan keamanan sajian makanan angkringan. Selain itu untuk menguatkan UMKM di bidang kuliner khususnya PKL angkringan di Kota Jogja.
“Kalau wisatawan sudah yakin maka kami yakin omzet pedagang akan meningkat, kalau meningkat maka kesejahteraan akan mudah terwujud. Jumlah kerawanan angkringan dalam keamanan pangannya juga cukup tinggi sebesar 42,9%. Kami harap dengan program ini dan dukungan pengujian keamanan pangan maka para pedagang angkringan dapat meningkatkan mutu dan kualitas,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cak Imin mengajak generasi muda kembali ke desa membangun pertanian demi memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis inovasi.
Pengendara motor berusia 70 tahun meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan mobil di Jalan Jogja-Solo Km 10,5 wilayah Berbah, Sleman.
Argentina mengalahkan Cape Verde 3-2 lewat perpanjangan waktu dan lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Messi kembali mencetak gol ketujuhnya di turnamen.
Sering mengantuk saat bekerja? Ketahui penyebabnya dan 11 cara efektif mengusir kantuk agar tetap fokus, produktif, dan aman selama beraktivitas.
Swedia menjadi pemilik paspor terkuat dunia 2026 versi Global Passport Index. Indonesia berada di peringkat 119 dari 197 negara.
Cari HP Android mirip iPhone Pro Max? Simak 14 rekomendasi smartphone murah dengan desain premium, fitur modern, dan harga mulai Rp1 jutaan.