Motor Terpental ke Jalur Berlawanan, Lansia Tewas Ditabrak Mobil

Jumali
Jumali Sabtu, 04 Juli 2026 08:07 WIB
Motor Terpental ke Jalur Berlawanan, Lansia Tewas Ditabrak Mobil

Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN— Kecelakaan lalu lintas berujung maut terjadi di Jalan Jogja-Solo Km 10,5, tepatnya di depan PT Srikandi Mandiri, Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 00.15 WIB. Seorang pengendara sepeda motor berusia 70 tahun meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan sebuah mobil yang melaju dari arah berlawanan.

Korban diketahui berinisial T., warga Tegaltirto, Berbah, Sleman. Ia mengendarai sepeda motor Honda CBR saat kecelakaan terjadi. Meski sempat mendapatkan penanganan medis di RS Islam PDHI Kalasan, nyawanya tidak tertolong akibat luka berat yang diderita.

Kepala Seksi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah barat menuju timur.

Saat melintasi ruas jalan yang menikung, korban diduga kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan bergerak ke kanan dan membentur pembatas jalan tengah.

"Sepeda motor kemudian terpental ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan dari arah timur menuju barat melaju mobil Toyota Raize sehingga benturan tidak dapat dihindari," kata Argo, Sabtu.

Mobil Toyota Raize tersebut dikemudikan A.F., 39, warga Grabag, Magelang. Saat kejadian, kendaraan juga membawa tiga penumpang, yakni O.R.S., 35, warga Jepara; F.H., 33, warga Sukoharjo; serta V.H.S., 30, warga Jepara.

Beruntung seluruh penumpang dan pengemudi mobil tidak mengalami luka serius. Mereka hanya mengalami syok akibat benturan yang terjadi di lokasi kejadian.

Petugas Satlantas Polresta Sleman yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban, mengatur arus lalu lintas, serta melakukan olah TKP. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan saksi guna memastikan penyebab kecelakaan.

Akibat insiden tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp9 juta. Kerusakan terjadi pada sepeda motor Honda CBR milik korban maupun mobil Toyota Raize yang terlibat dalam kecelakaan.

Argo mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hingga dini hari ketika tingkat konsentrasi pengemudi cenderung menurun. Pengendara juga diminta menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan, khususnya pada ruas yang memiliki tikungan.

"Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu berkendara dengan konsentrasi penuh, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan," ujarnya.

Ruas Jalan Jogja-Solo merupakan salah satu jalur utama dengan volume kendaraan yang tinggi, termasuk pada malam hari. Kepolisian berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama berkendara guna menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih terjadi di wilayah Sleman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online