Kemenhub Tegur Keras Asuransi Internasional soal Salvage KM Virgo Transport 8
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Hasil tangkapan ikan - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com , SLEMAN—Gerakan Gemar Makan Ikan terus digalakkan di Sleman. Bupati Kustini Sri Purnomo menyebutkan bahwa pembangunan bidang perikanan di Sleman ditujukan untuk penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi bagi masyarakat.
"Hal tersebut diwujudkan dengan program untuk meningkatkan dan memperluas pelaksanaan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan [Gemarikan] pada masyarakat dan mengawasi mutu dan keamanan produk hasil perikanan," kata Kustini, di Sleman, Jumat (3/11/2023).
Menurut dia, melalui program Gemarikan diharapkan masyarakat tidak hanya mengonsumsi ikan segar, tetapi juga dapat mengonsumsi berbagai diversifikasi olahan ikan, untuk menarik minat anak-anak agar suka makan ikan.
"Salah satu sebab masih rendahnya konsumsi ikan air tawar di Sleman khususnya konsumsi ikan lele, meskipun produksi budi daya lele sangat tinggi karena masih ada stigma di masyarakat bahwa ikan, terutama ikan lele yang dibudidayakan diberi makan bangkai serta kotoran dan tidak diberi makan makanan yang sehat," katanya lagi.
Untuk itu, katanya pula, Pemkab Sleman selalu mengupayakan ketersediaan pakan ternak dan ikan yang terjamin kandungan nutrisinya. "Selain itu pakan ternak dipastikan berasal dari bahan yang baik serta bersertifikat," kata dia.
Kustini mengatakan dengan langkah tersebut, maka akan memberikan jaminan kepada masyarakat agar tidak takut mengonsumsi produk daging olahan ternak dan ikan.
BACA JUGA: Diduga Akibat Ponsel Meledak, Rumah Warga di Kulonprogo Ludes Terbakar
"Kami juga terus memotivasi para petani ikan di Sleman untuk mampu memproduksi ikan yang sehat karena memperoleh makanan yang bernutrisi dari bahan-bahan yang baik, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk mengonsumsi ikan," katanya pula.
Ia mengatakan, apabila ada jaminan bahwa ikan yang dibudidayakan diberi makanan yang sehat dan baik, maka masyarakat akan tertarik dan tidak ragu untuk mengonsumsinya. "Dengan jaminan ini diharapkan tingkat konsumsi ikan akan meningkat, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan petani ikan," katanya.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman Suparmono mengatakan Kabupaten Sleman selama ini dikenal sebagai penyuplai ikan air tawar terbesar di Provinsi DIY.
"Dengan 675 kelompok pembudi daya ikan, sebanyak 60 persen ikan konsumsi di DIY dihasilkan di Kabupaten Sleman," katanya lagi.
Ia mengatakan pula, sedikit berbeda dengan sektor pertanian lain, pelaku perikanan di Kabupaten Sleman didominasi dengan pelaku yang berusia kurang dari 50 tahun. "Hal ini dapat menjadi peluang untuk memadukan teknis budi daya dengan teknologi dalam rangka semakin meningkatkan efisiensi budi daya," katanya.
Menurut dia, berbagai teknologi telah diinisiasi dan telah banyak digunakan oleh pelaku budi daya di Kabupaten Sleman dan bahkan telah diaplikasikan di kabupaten lain.
"Teknologi seperti budi daya nila dengan kincir [Sibudi Dikucir], budi daya nila sistem bioflok [Biola Delman], budi daya gurami dengan sistem booster, dan budi daya nila kolam deras terbukti mampu meningkatkan produktivitas budi daya ikan di Kabupaten Sleman," katanya pula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.