Dopamine 3.0 Resmi Hadir, Jadi Jailbreak Pertama yang Tembus iOS 26
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
Pengunjung berjalan-jalan dan mengambil foto bunga sakura di salah satu taman di Nakameguro, Tokyo./ANTARA-Juwita Trisna Rahayu\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman akan membangun sebuah taman di wilayah Sleman barat, pada 2024. Taman ini tidak hanya akan mempercantik kawasan Sleman barat, akan tetapi juga sebagai penanda batas wilayah Kabupaten Sleman.
Kepala DLH Sleman Epiphana Kristiyani mengatakan keberadaan taman dan penanda batas wilayah Kabupaten Sleman di bagian barat penting keberadaannya.
BACA JUGA: Pemerintah Targetkan Jumlah Perkawinan Anak Turun Hingga 8,74% pada 2024
Diharapkan dengan adanya taman penanda batas wilayah, masyarakat akan tahu mengenai batas wilayah Kabupaten Sleman dengan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulonprogo. Sebab, selama ini, tidak banyak orang tahu mengenai batas wilayah dari Bumi Sembada dengan Kabupaten Bantul dan Kulonprogo.
"Jadi agar orang tahu batasnya. Mereka tahu jika sudah masuk wilayah Kabupaten Sleman. Rencana tahun 2024 kami buat, dan mudah-mudahan bisa terwujud," kata Epiphana, Minggu (19/11/2023).
Oleh karena itu, rencana taman dan penanda batas akan dibangun di sekitar Kapanewon Moyudan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulonprogo. "Sekitaran Moyudan untuk rencana pembangunannya. Nanti akan kami buat taman di sana," jelas Epiphana.
Menurut Epiphana rencana pembuatan taman dan batas wilayah nantinya tidak hanya dilakukan di wilayah Sleman Barat. DLH juga berencana untuk merevitalisasi taman di daerah Gejayan atau di Jalan Affandi. Revitalisasi ini penting seiring dengan pembaruan dan usaha mempercantik batas wilayah antara Kabupaten Sleman dengan Kota Jogja.
BACA JUGA: Meski Digelar Sehari, Ngayogjazz Dongkrak Pariwisata Sleman
"Memang sudah saatnya untuk dilakukan perbaikan taman Affandi. Nantinya kami juga akan usulkan perbaikan di tempat lainnya, jika memang anggaran masih memungkinkan," harap Epiphana.
Sementara disinggung mengenai progres revitalisasi Taman Denggung, Epiphana mengungkapkan saat ini masih dalam progres. Rencana, revitalisasi taman dengan anggaran senilai Rp5 miliar itu akan selesai di akhir bulan November. Diharapkan dengan adanya revitalisasi Taman Denggung, maka akan membuat kawasan Kabupaten Sleman lebih cantik dan tidak lagi terkesan gelap serta ramah anak. "Kami berharap proyek ini tepat waktu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
Simak alasan teknis mengapa interval ganti oli mobil Eropa bisa mencapai 24.000 km, mulai dari presisi mesin hingga standar oli low-SAPS.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.