Pria Paruh Baya di Bantul Meninggal Gantung Diri

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Jum'at, 24 November 2023 11:57 WIB
Pria Paruh Baya di Bantul Meninggal Gantung Diri

Foto ilustrasi. /Ist-Freepik

Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia setelah gantung diri di dalam rumahnya, di Kalurahan Singosaren, Banguntapan, Kamis (23/11/2023) malam. Keluarga korban tidak mengetahui pasti apa motif korban mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Banguntapan, Kompol Irwantoro, menjelaskan korban yang berinisial Y, 45, laki-laki, ditemukan telah tak bernyawa pada pukul 22.45 WIB di dalam kamar rumahnya. “Meninggal dunia dengan cara gantung diri,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/11/2023).

Korban yang gantung diri pertama kali diketahui oleh istrinya yang langsung berteriak. Teriakan tersebut terdengar oleh salah satu tetangga yang berada di luar rumah korban. “Tetangga itu mendatangi sumber suara teriakan tersebut dan ternyata berasal dari istri korban,” katanya.

Saat sudah di dalam rumah, tetangga tersebut melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan cara gantung diri. Melihat kejadian tersebut, mereka memanggil tetangga lainnya untuk meminta bantuan, memotong sabuk yang digunakan untuk gantung diri kemudian menurunkan korban.

BACA JUGA: Pemda DIY Ungkap Alasan Maraknya Kasus Bunuh Diri, Ingatkan Layanan Kesehatan Mental

Korban dibaringkan di lantai dan setelah dicek ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Pada saat petugas datang, benar bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan sabuk beladiri yang dikaitkan pada kayu yang terletak dibagian atas kamar,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan saksi dan perangkat pemerintah setempat yang berada di TKP, diketahui korban tinggal di rumah tersebut bersama dengan istri dan kedua anaknya. “Tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan dalam tubuh korban,” paparnya.

Pihak keluarga secara pasti belum mengetahui motif dari tindakan yang dilakukan oleh korban tersebut. Sementara istri korban belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam kondisi terguncang. Pihak keluarga dibantu dengan warga sekitar selanjutnya mensucikan jenazah korban untuk selanjutnya dilakukan prosesi pemakaman jenazah.

Catatan Redaksi

Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan hal serupa. Bila Anda atau teman Anda menunjukkan adanya gejala depresi yang mengarah ke bunuh diri, silakan menghubungi psikolog atau layanan kejiwaan terdekat. Anda juga bisa menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected].

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online