Klaten Catat Sejarah, Pertama Kali ICHC Digelar di Indonesia
Rangkaian hari kedua Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 mencatat sejarah menjadi tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC)
Pemberian penghargaan Adarakarya 2023 pada peserta dan mitra Digital Talent Scholarship oleh Kominfo Yogyakarta, Kamis malam (7/12/2023) (Harianjogja/ Alfi Annissa Karin)
JOGJA—Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDM) Kominfo Yogyakarta kembali menggelar Adarakarya 2023 di Hotel Sheraton, Kamis (7/12/2023). Kegiatan ini merupakan ajang pemberian penghargaan. Diberikan kepada peserta, pengajar, mitra kampus, dan mitra pemerintahan yang mengikuti Digital Talent Scholarship (DTS) 2023.
Humas BPSDM Kominfo Yogyakarta Inasari Widyastuti menjelaskan setidaknya ada 168 nominasi. Tersebar dalam lima program akademi. Di antaranya Digital Enterpreuner Academy (DEA) untuk pelaku UMKM, Government Transformation Academy (GTA) untuk para ASN, dan Vocational School Graduate Academy (VSGA). Ada juga Fresh Graduate Academy (FGA) serta Tematik Academy (TA).
"Teman-teman yang sudah mengikuti pelatihan, kemudian pengajar yang sudah menyampaikan ilmunya juga kita berikan penghargaan. Termasuk pemerintah daerah yang membantu kami dalam penyelenggaraan DTS di daerah-daerah," ujar Inasari saat ditemui di Hotel Sheraton, Kamis malam (7/12/2023).
Dia menjelaskan ini merupakan ajang penghargaan yang dilaksanakan kedua kalinya. Pelatihan digital ini dilakukan di tiga provinsi, yakni DIY, Jateng, dan Bali. Tersebar di total 18 kabupaten/ kota. Misalnya, di Sleman dan Kota Jogja untuk Provinsi DIY. Lalu, di Cilacap, Banyumas, Kebumen, dan beberapa kabupaten lainnya di Jateng. Kemudian, di Kabupaten Jimbaran, Bali. Pada tahun ini Kominfo menargetkan peserta DTS sebanyak 5.000 orang
"Jadi, sebelum mengikuti pelatihan, peserta juga harus melakoni seleksi sedemikian rupa. Ada petunjuk teknis dan petunjuk pelaksana. Ada kriteria yang harus dipenuhi sebelum mengikuti pelatihan," jelasnya.
Ke depan, program DTS akan terus dilaksanakan. BPSDM Kominfo Yogyakarta punya target untuk bisa menyasar pada lebih banyak lagi peserta. Dia berharap, para pemenang penghargaan bisa terus memanfaatkan ilmunya untuk berkarya, utamanya di bidang digital.
"Dan bisa memberikan umpan balik untuk pekerjaan mereka. Kemudian juga bisa mengembangkan kompetensi digitalnya mereka, sehingga bisa menjadi talenta digital. Baik bagi dirinya sendiri, komunitas, lingkungan, maupun di pemerintah daerahnya," harapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian hari kedua Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 mencatat sejarah menjadi tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC)
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar