Jelang Libur Nataru, Dishub Kulonprogo Cek Kesiapan Kendaraan Wisata

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Rabu, 13 Desember 2023 14:17 WIB
Jelang Libur Nataru, Dishub Kulonprogo Cek Kesiapan Kendaraan Wisata

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo sedang mengecek kendaraan Volkswagen (VW) Safari di Omah Cantrik pada Rabu (13/12/2023). Pengecekan tersebut merupakan bagian dari ramp check yang digelar dalam rangka kesiapan libur natal dan tahun baru. Dengan begitu, kemungkinan kecelakaan lalu lintas dapat dihindari karena kendaraan berada dalam kondisi laik jalan./ Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulonprogo menggelar ramp check di sejumlah tempat di Kulonprogo pada Rabu (13/12/2023). Ramp check tersebut menjadi upaya mitigasi dan edukasi kecelakaan lalu lintas utamanya di kawasan wisata.

Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dishub Kulonprogo, Sri Wahyuniarto mengatakan ramp check digelar di empat titik yaitu jalan menuju Waduk Sermo atau Ringin Ardi, Karangsari, lalu Omah Cantrik, Junior Trans, dan Geblek Pari.

“Kenapa kami pilih di sini [kawasan wisata] karena mengacu Surat Edaran Dirjen Perhubungan Darat. Kaitannya ramp check persiapan nataru di lokasi wisata. Dengan adanya liburan kan ada banyak pengunjung. Mungkin orang luar Kulonprogo,” kata Wahyuniarto ditemui di Ringin Ardi, Karangsari, Rabu (13/12/2023).

Wahyuniarto menambahkan ramp check merupakan wujud pengawasan dan pembinaan pengendara. Pasalnya, ada beberapa bagian kendaraan yang aus atau rusak sehingga membahayakan penumpang.

Di Ringin Ardi, Dishub menemukan beberapa kekurangan pada kendaraan seperti oli rem yang habis atau kurang baik.

“Pengereman merupakan unsur utama karena berkaitan dengen keselamatan. Kalau lampu kendaraan nyala. Sen depan belakang juga nyala,” katanya.

BACA JUGA: Libur Nataru, Kulonprogo Dapat Tambahan Solar 1.567 Kiloliter

Sedangkan ramp check di Omah Cantrik menyasar enam mobil Volkswagen (VW) Safari. Hasilnya menunjukkan mobil tersebut layak jalan kendati ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki seperti wiper dan lampu sen mati.

“Ada juga minyak rem yang harus diganti. Walaupun medan tidak ekstrem tapi rem termasuk unsur utama. Dari hasil ramp check akan kami sampaikan kepada yang bersangkutan agar ditindaklanjuti,” ucapnya.

Lebih jauh dia menjelaskan apabila temuan ramp check masuk kategori fatal seperti rem blong maka operasional harus dihentikan. Dengan adanya ramp check, kendaraan akan lebih aman dikendarai. Promosi wisata menjadi lebih. Dari situ Dishub berharap banyak wisatawan yang tertarik datang.

Driver VW Safari Omah Cantrik, Agil Nugraha mengatakan delapan kendaraan yang ada di Omah Cantrik telah mendapat pengecekan rutin setiap pagi sebelum beroperasi karena beroperasi sepanjang hari.

“Sebelum dan sesudah berangkat kami lakukan pengecekan. Kendaraan di sini umurnya rata-rata 1974 sampai 1976. Totalnya ada delapan,” kata Agil.

Dia mengaku sejauh ini pengunjung mengaku senang bahkan ada pelanggan yang mengunjungi Omah Cantrik sebanyak tujuh kali.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online