SIM Keliling Polda DIY Senin 21 September 2026: Jadwal dan Biaya
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, biaya SIM A dan SIM C.
Remaja dari kalangan Nadlatul Ulama (NU) DIY dilatih pengembangan sumber daya manusia dalam menghadapi bonus demografi, Sabtu (16/12/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 220 anak dan remaja dari kalangan Nadlatul Ulama (NU) DIY dilatih pengembangan sumber daya manusia dalam menghadapi bonus demografi. Kegiatan bertajuk Peningkatan Kapasitas Kaum Muda NU untuk Mewujudkan Anak-anak dan Remaja Indonesia yang Kreatif, Tangguh dan Adaptif ini digelar di Universita Nahdlatul Ulama (UNU) Jogja, Sabtu (16/12/2023) hingga Minggu (17/12/2023).
Kepala Pusat Studi Kependudukan dan Kesejahteraan Keluarga (Pusdeka) UNU Jogja Rindang Farihah menjelaskan kegiatan itu diikuti anak dan remaja antara usia 10 hingga 22 tahun dengan total 220 orang. Mereka dilatih memiliki kemampuan berfikir kritis, mengenali potensi diri hingga pengendalian emosi dan mampu mengambil keputusan tepat saat menghadapi persoalan.
BACA JUGA : Salat Iduladha 2023 Warga NU DIY Tidak Terpusat, Tersebar di 2.041 Titik
“Mereka juga dibekali ketrampilan analisis sosial, pengorganisasian, kepeloporan agar mereka siap menjadi agent of change. Ini sebagai persiapan Indonesia akan menghadapi bonus demografi, sehingga generasi muda harus dipersiapkan agar kreatif, tangguh dan adaptif,” katanya.
Program ini digelar oleh Pusat Studi Gender dan Inklusi Sosial (GESI) dan Pusat Studi Kependudukan dan Kesejahteraan Keluarga (Pusdeka) dengan melibatkan pengurus IPNU/IPPNU DIY dan Satgas GMNU DIY. Fildzah Lina Rohmatina, Ketua PW IPPNU DIY mendukung kegiatan tersebut karena menjadi media bagi kader NU dari tingkat sekolah dasar hingga SMP mempersiapkan masa depan dengan menambha wawasan.
“Sehingga mereka bisa lebih mandiri, kritis, dan juga tentunya meningkatkan skill sehingga mampu menghadapi tantangan dunia luar yang semakin kompleks,” ujarnya.
Ketua PW IPNU DIY Didi Manarul Hadi menilai program ini sangat strategis untuk mengawal anak muda NU sejak usia sekolah dasar dalam menjawab tantangan zaman. Selain itu mendorong mereka agar melakukan transformasi terhadap realitas peradaban hari ini dan masa depan. “Ini untuk menjawab kebutuhan anak muda yang hari ini sedang menghadapi bonus demografi, supaya anak muda mampu berinovasi, produktif, dan menjadi pelopor,” katanya.
Wakil Ketua PWNU DIY KH Amin Fauzan menambahkan kegiatan dengan menyasar remaja dan anak untuk mengajarkan sejak dini terkait karakter jujur, saling menolong dan istiqomah atau bersikap teguh. “Hal ini harus digaungkan oleh seluruh pengurus, banom dan jemaah NU. Membangun peradaban selama ini identik dengan dunia. Harus imbang dunia dan akhirat,” ujarnya.
Adapun teknis kegiatan itu digelar dengan membentuk 10 kelompok belajar beranggotakan 200 anak-anak dan remaja di wilayah DIY. Mereka dibekali nilai NU seperti Aswaja An-Nahdliyah, mabadi’ khoiro ummah dan remaja qeren qur’ani. "Anak dan remaja yang terlibat dalam program ini juga akan dibekali dan dikuatkan mengenai perspektif dan praktik kesetaraan gender, dan inklusi sosial," kata Wiwin Siti Aminah Rohmawati, Kepala Pusat Studi Gender dan Inklusi Sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, biaya SIM A dan SIM C.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi.
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.