Asia Tri Jogja 2026 Buka Ruang Ekspresi Lewat Seni dan Tubuh
Asia Tri Jogja 2026 memasuki edisi ke-21 di Sleman dengan tema Embodied Body dan menghadirkan seniman dari empat negara.
Ketua KPU Bantul, Joko Santoso./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
BANTUL-Berkutat dalam dunia kepemiluan sejak 2009, semakin menyadarkan Ketua KPU Kabupaten Bantul, Joko Santosa bahwa pemilu merupakan agenda penting suatu bangsa. Itulah sebabnya, seluruh pihak harus terlibat di dalamnya.
“Saat awal masuk dunia pemilu, saya masih berusia 25 tahun, sebagai bagian dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Sura [KPPS]. Bagi saya waktu itu menjadi KPPS merupakan suatu yang membahagiakan dan membanggakan. Ini suatu agenda negara, agenda nasional, kalau tidak ada pemilu tidak ada pimpinan negara kita,” kata dia, Jumat (15/12/2023).
Ketertarikannya dalam penyelenggaraan pemilu di KPPS didasari kegemerannya dalam dunia voluntarisme sosial.
Itulah sebabnya, dia mengaku ketertarikannya menjaga kemurnian suara rakyat adalah panggilan jiwa. “Karena KPPS ini menjaga pilihan, suara rakyat. Ekspresi pemilih di KPPS, sehingga apa yang menjadi pilihan rakyat itu yang kita selamatkan,” ucap dia.
Saking asyiknya, Joko ketika itu sampai tak pernah memikirkan soal nominal honor yang ia dapat selama menjadi KPPS. Bagi dia, hal terpenting adalah sebaik-baiknya menjalankan peran sebagai bagian KPPS. Pengalamannya tersebut mengantarkannya pada keinginan untuk mengawal suara rakyat dalam proses penyelenggaraan pemilu.
Setelah itu, Joko kembali terlibat dalam pemilu periode selanjutnya sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Selanjutnya, pada 2018, Joko mendaftarkan diri sebagai komisioner KPU Kabupaten Bantul.
Saat itu dia terpilih sebagai Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Bantul periode 2018-2023. “Kemudian tahun ini mengajukan diri lagi sebagai komisioner KPU Bantul dan terpilih sebagai ketua untuk periode 2023-2028,” ucap Joko.
BACA JUGA: Sepi Peminat, Bantul Kekurangan 562 Petugas KPPS untuk Pemilu 2024
Sebagai penyelenggara, dia menilai dalam proses penyelenggaraan pemilu, masih ada beberapa hal terkait tata kelola penyelenggaraan Pemilu yang perlu ditingkatkan di setiap periodenya.
“Untuk pemilu tahun depan misalnya, dengan penyelenggaraan serentak maka perlu ditingkatkan kecermatan dalam penyelenggaraan Pemilu, terutama pada aspek KPPS-nya. Karena KPPS memang menjadi ujung tombak atau bisa dibilang jadi representasi KPU.”
Dia pun berharap penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 dapat berjalan dengan baik dan suara rakyat dapat dikonsolidasikan dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asia Tri Jogja 2026 memasuki edisi ke-21 di Sleman dengan tema Embodied Body dan menghadirkan seniman dari empat negara.
Sabar Karyaman Gutama/Reza Pahlevi Isfahani lolos ke perempatfinal China Masters 2026 usai mengalahkan Denmark. Mereka menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang
Arema FC menghadapi tim promosi Isenmulang Kalteng FC pada laga pembuka Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Jumat 4 September.
Jogja Coffee Week #6 digelar 4-6 September 2026 di JEC. Ada kompetisi kopi, business summit, hingga 191 booth dari dalam dan luar negeri. Tiket mulai Rp15.000!
Jangan hanya melihat kamera 50 MP atau layar AMOLED. Simak tips memilih HP mid-range agar tidak salah beli dan sesuai kebutuhan.
Timnas Indonesia U-20 memuncaki klasemen Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 setelah menang 3-0 atas Laos dan unggul selisih gol dari Australia.