SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Kegiatan ‘Knowledge Refresh: Basic Ponseti Training’, yang digelar di SM Tower & Convention, Minggu (17/12/2023).
Harianjogja.com, JOGJA–Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui program MENTARI Clubfoot terus berupaya mengoptimalkan layanan penanganan penyembuhan Kaki Pengkor (Clubfoot) pada anak.
Sekretaris MPKU PP Muhammadiyah Ekorini Listiowati menyoroti fenomena di lapangan di mana banyak orang tua atau keluarga anak dengan kaki pengkor yang tidak tahu kalau kaki pengkor bisa disembuhkan secara dini, salah satunya melalui Metode Ponseti.
“Melalui metode ponseti ini, Kaki Pengkor bisa disembuhkan hanya butuh ketelatenan butuh kemauan dari kita kemauan dari pasien dan keluarganya sehingga bisa kita kembalikan ke langkahnya yang seimbang dan masa depan yang lebih baik,” tutur Ekorini melalui keterangan persnya, Senin (18/12/2023).
BACA JUGA: Kenali! Ini Jenis-Jenis Kelainan Kaki pada Anak
Pihaknya terus mengoptimalkan layanan penanganan kaki pengkor. Salah satu upaya untuk mengoptimalkan layanan tersebut melalui kegiatan ‘Knowledge Refresh: Basic Ponseti Training’, yang digelar di SM Tower & Convention, Minggu (17/12/2023).
Agenda Knowledge Refresh ini dihadiri oleh Dokter Orthopedi, Perawat Poli Bedah Orthopedi, dan Penanggung Jawab Program di Rumah Sakit Muhammadiyah & ‘Aisyiyah (RSMA) Mitra MENTARI Clubfoot.
Ekorini berharap kehadiran mitra dan layanan ini dapat dioptimalkan baik secara jangkauan program maupun secara layanan medis yang diberikan. “Harapannya Knowledge Refresh ini dapat menciptakan semacam desain keseragaman penanganan guna optimalisasi layanan ini untuk masyarakat,” tambah Ekorini.
BACA JUGA: Pengukuhan Guru Besar UAJY, Batik Keramik & Sepatu Ortotik Antar Wisnu Jadi Profesor
Di Asia Tenggara, hampir 2 dari setiap 1000 bayi lahir dengan kondisi Kaki Pengkor. Di mana saat ini diperkirakan ada sekitar 9,8 juta individu dengan Kaki Pengkor, dan sebanyak 7,8 juta mengalami disabilitas karena kurangnya akses ke penanganan yang tepat.
Fenomena tersebut diutarakan oleh salah satu narasumber, dokter spesialis Orthopedi Hilmi Muhammad. Ia turut mengapresiasi langkah Muhammadiyah menjaring kasus Kaki Pengkor sedari dini melalui MENTARI Clubfoot ini.
"Tentu ini menjadi langkah baik ketika Muhammadiyah dengan jaringan rumah sakitnya yang sangat luas, turut terlibat menjaring dan memberikan layanan penanganan Kaki Pengkor kepada masyarakat,” tutur Hilmi.
MENTARI Clubfoot merupakan program tatalaksana bantuan penanganan dan penyembuhan untuk anak dengan Kaki Pengkor. Program ini dilaksanakan oleh MPKU PP Muhammadiyah bekerjasama dengan Miraclefeet, dan juga didukung oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) dan Majelis Pembina Kesejahteraan Sosial (MPKS) PP Muhammadiyah.
Saat ini, MENTARI Clubfoot terus berupaya memasifkan sosialisasi sebagai upaya penjaringan pasien anak dengan kaki pengkor, serta mengoptimalkan layanan penanganan yang diberikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.