KPK Gelar OTT ke-22 pada 2026, Sejumlah Pihak Diamankan Terkait BNPB
KPK mengonfirmasi OTT ke-22 sepanjang 2026 terkait BNPB. Sejumlah pihak diamankan dan masih dimintai keterangan.
Foto ilustrasi: Vaksinator menyiapkan vaksin COVID-19 Sinovac dosis kedua sebelum disuntikan ke tenaga kesehatan saat Gebyar Vaksin COVID-19 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). /ANTARA FOTO-M Agung Rajasa
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta meminta masyarakat segera melengkapi dosis vaksinasi Covid-19, dan yang belum vaksin agar segera vaksin sebagai upaya mengantisipasi lonjakan kasus penularan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
"Yang rentan seperti lansia, yang belum vaksin agar segera vaksin. Apalagi yang punya komorbid (penyakit penyerta)," kata Kasi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) dan Imunisasi Dinkes Kota Yogyakarta Endang Sri Rahayu di Yogyakarta, Senin.
Endang mengatakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, saat ini Dinkes Kota Yogyakarta tengah mengajukan tambahan dosis vaksin Inavac ke Provinsi DIY.
Masyarakat, kata dia, dapat mengakses vaksin Covid-19 yang tersedia secara gratis.
"Kota Yogyakarta sedang mengajukan tambahan 100 dosis. Ditujukan sementara bagi yang belum vaksin sama sekali, kemudian yang belum booster, dan kalau masih ada untuk lansia," kata dia.
BACA JUGA: Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Ini Kata Sultan HB X
Dinkes Kota Yogyakarta, lanjut Endang, saat ini tengah meningkatkan surveilans sebagai upaya siaga dalam menghadapi potensi penularan Covid-19.
Surveilans atau pengamatan digencarkan dengan memanfaatkan sistem informasi manajemen puskesmas (Simpus) yang terhubung dengan puskesmas di 14 kecamatan di Kota Yogyakarta.
Seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes), kata dia, juga diminta kembali bersiap menerima pasien dengan gejala Covid-19 seperti demam, pilek, gangguan penciuman (anosmia), hingga infeksi saluran pernapasan akut (Ispa).
"Kami berharap fasyankes menyiapkan obat-obatan dan untuk rumah sakit juga menyiapkan sarana perawatan meski harapannya tidak sampai berat," kata dia.
Untuk menghindari risiko tertular Covid-19, Endang kembali meminta masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, membiasakan mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.
Tidak kalah penting, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) perlu diterapkan, termasuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh. "Vaksinasi dan promosi kesehatan adalah dua hal yang penting saat ini," ujar Endang.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga tanggal 18 Desember 2023, kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia bertambah 234 orang, sehingga total kasus aktif saat ini mencapai 2.204 orang, dimana 116 orang dinyatakan sembuh, dan dua orang meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengonfirmasi OTT ke-22 sepanjang 2026 terkait BNPB. Sejumlah pihak diamankan dan masih dimintai keterangan.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 14 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 14 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 14 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.