Pria Pacitan Disiram Cairan Kimia saat Berangkat ke Pasar
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Foto ilustrasi: Vaksinator menyiapkan vaksin COVID-19 Sinovac dosis kedua sebelum disuntikan ke tenaga kesehatan saat Gebyar Vaksin COVID-19 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). /ANTARA FOTO-M Agung Rajasa
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta meminta masyarakat segera melengkapi dosis vaksinasi Covid-19, dan yang belum vaksin agar segera vaksin sebagai upaya mengantisipasi lonjakan kasus penularan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
"Yang rentan seperti lansia, yang belum vaksin agar segera vaksin. Apalagi yang punya komorbid (penyakit penyerta)," kata Kasi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) dan Imunisasi Dinkes Kota Yogyakarta Endang Sri Rahayu di Yogyakarta, Senin.
Endang mengatakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, saat ini Dinkes Kota Yogyakarta tengah mengajukan tambahan dosis vaksin Inavac ke Provinsi DIY.
Masyarakat, kata dia, dapat mengakses vaksin Covid-19 yang tersedia secara gratis.
"Kota Yogyakarta sedang mengajukan tambahan 100 dosis. Ditujukan sementara bagi yang belum vaksin sama sekali, kemudian yang belum booster, dan kalau masih ada untuk lansia," kata dia.
BACA JUGA: Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Ini Kata Sultan HB X
Dinkes Kota Yogyakarta, lanjut Endang, saat ini tengah meningkatkan surveilans sebagai upaya siaga dalam menghadapi potensi penularan Covid-19.
Surveilans atau pengamatan digencarkan dengan memanfaatkan sistem informasi manajemen puskesmas (Simpus) yang terhubung dengan puskesmas di 14 kecamatan di Kota Yogyakarta.
Seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes), kata dia, juga diminta kembali bersiap menerima pasien dengan gejala Covid-19 seperti demam, pilek, gangguan penciuman (anosmia), hingga infeksi saluran pernapasan akut (Ispa).
"Kami berharap fasyankes menyiapkan obat-obatan dan untuk rumah sakit juga menyiapkan sarana perawatan meski harapannya tidak sampai berat," kata dia.
Untuk menghindari risiko tertular Covid-19, Endang kembali meminta masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, membiasakan mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.
Tidak kalah penting, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) perlu diterapkan, termasuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh. "Vaksinasi dan promosi kesehatan adalah dua hal yang penting saat ini," ujar Endang.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga tanggal 18 Desember 2023, kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia bertambah 234 orang, sehingga total kasus aktif saat ini mencapai 2.204 orang, dimana 116 orang dinyatakan sembuh, dan dua orang meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.