Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi Kekeringan - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Musim kemarau yang cukup panjang dan kering menyebabkan kekeringan terjadi di sejumlah wilayah di DIY, bahkan setelah memasuki musim hujan saat ini. Namun khusus Kota Jogja, hingga pertengahan Desember ini belum ada satu pun laporan kekeringan.
Ketua Tim Kerja Data Informasi Komunikasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, Darmanto, menjelaskan hingga saat ini belum ada laporan kekeringan dari warga. “Belum menerima laporan baik itu sumur berkurang debit atau ketinggian permukaan airnya atau kekurangan air,” ujarnya, Rabu (20/12/2023).
Meski demikian, ia mengakui memang ada beberapa warga yang mendalamkan sumurnya untuk mendapatkan air. “Saya juga mendengar dari KTB [Kampung Tanggap Bencana], ada yang menambah pipa atau menyuntik sumurnya, tapi tidak ada laporan [kekeringan] yang masuk,” katanya.
BACA JUGA: Jadwal Penyesuaian KRL Jogja Solo dan KRL Solo Jogja, Berlaku 21-31 Desember
Namun secara umum, kebutuhan air di Kota Jogja masih dapat terpenuhi. Hal ini terlihat dengan tidak adanya permintaan bantuan droping air bersih. “Kemaren waktu pengukuhan KTB di Balaikota, ada sekitar 70 KTB se Kota Jogja, waktu ngobrol juga tidak ada yang menyampaikan itu [permintaan bantuan air],” ungkapnya.
Ia mengimbau untuk warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air dapat melaporkan melalui kelurahan setempat, yang nanti akan diteruskan ke BPBD Kota Jogja. “Warga melaporkan ke keluraha, nanti kelurahan yang melaporkan ke BPBD Kota Jogja,” katanya.
Sedangkan untuk bantuan droping air, yang melaksanakan langsung dari BPBD DIY, karena BPBD Kota Jogja tidak memiliki sarana yang diperlukan. “BPBD DIY yang memiliki armada untuk bantuan airnya, kalau kota tidak memiliki,” paparnya.
Lurah Semaki, Arini Susetyowati, mengamini hal tersebut. Dari pantauannya, sampai saat ini belum ada warga yang mengeluhkan kekeringan, kekurangan air atau minta bantuan droping air. “Sementara ini belum ada,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dua wartawan Indonesia dilaporkan ditahan Israel saat mengikuti misi bantuan kemanusiaan menuju Gaza bersama relawan Global Sumud Flotilla.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Kantor PJR Prambanan mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.
Ruang digital DIY dinilai rentan hoaks, radikalisme, dan penipuan online. Literasi digital masyarakat masih tertinggal dari akses teknologi.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.