Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih bersama jajaran formkompida Gunungkidul melakukan pengecekan armada dalam Apel Siaga Bencana Kekeringan yang berlangsung di Lapangan Ksatriyan, Wonosari. Jumat (25/7/2025) ist/pemkabgunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menggelar apel siaga bencana kekeringan di Lapangan Ksatriyan, Wonosari, Jumat (25/7/2025). Kegiatan dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko dari dampak terjadinya musim kemarau di tahun ini.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, mitigasi bencana, baik saat musim hujan atau kemarau harus dilakukan. Langkah ini untuk mengurangi dampak pada saat terjadi bencana.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca BMKG di Jogja Hari Ini, Sabtu 26 Juli 2025
Pada saat sekarang, kata Endah, wilayah Gunungkidul sudah memasuki musim kemarau sehingga harus diwaspadai dampaknya. Dilihat dari kondisi geografis, wilayah di Bumi Handayani berpotensi terjadinya kekeringan yang dapat berdampak ke Masyarakat.
Oleh karenanya, dengan adanya apel siaga merupaka upaya yang dilakukan pemkab untuk melakukan antisipasi potensi dampak bencana di musim kemarau seperti kekeringan hingga kebakaran.
“Perubahan iklim semakin ekstrem sehingga mengharuskan kita untuk selalu waspada dan siaga,” katanya, Jumat siang.
Mbak Endah berharap pelaksanaan apel siaga bukan sekadar seremonial. Namun, lebih sebagai bentuk komitmen dan kesiapan dalam upaya mengantisipasi dan menanggulangi dampak dari bencana yang mungkin terjadi di musim kemarau.
“Deteksi dini terhadap potensi bencana jadi sangat penting. Di sisi lain, juga butuh koordinasi lintas sektor yang intesif agar saat penanganan kejadian bencana dapat dioptimalkan,” katanya.
Potensi bencana, kata dia, bisa diantisipasi sehingga dampaknya dapat ditekan. Sebagai contoh, untuk rawan kekeringan sudah dipersiapkan anggaran droping air untuk jangka pendek, sedangkan jangka panjang dapat dilakukan dengan memperbanyak pembuatan titik-titik resapan air sehingga menjadi sumber Cadangan.
BACA JUGA: Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Jogja Hari Ini, Sabtu 26 Juli 2025
“Tentunya saya juga meminta didalam pemanfaatan air juga dilakukan dengan bijak,” katanya.
Hal yang sama juga berlaku pada potensi kebakaran, Bupati Gunungkidul ini meminta kepada Masyarakat waspada dan melakukan antisipasi. Salah satunya tidak membakar sampah secara sembarangan hingga rutin mengecek instalasi listrik di rumah.
“Kebakaran seringkali terjadi karena kelalaian manusia, makanya harus lebih berhati-hati,” imbuh Endah.
hingga sekarang belum ada permintaan secara resmi berkaitan dengan bantuan air bersih. Hal ini terjadi karena dampak dari kemarau basah sehingga pelaksanaan droping tidak seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
“Tetap kami sediakan karena sudah dipersiapkan bantuan sebanyak 1.500 tangki yang siap diberikan ke warga yang membutuhkan,” kata Sumadi.
Meski demikian, ia mengakui sudah melakukan koordinasi dengan kapanewon berkaitan dengan potensi dampak dari kekeringan yang terjadi di tahun ini. Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu kiriman peta dampak kekeringan di setiap kapanewon.
“Kalau tahun lalu ada 13 kapanewon yang meminta bantuan air bersih ke BPBD,” ungkapnya.
Menurut dia, data ini nantinya menjadi salah satu dasar untuk penyaluran bantuan air bersih ke Masyarakat. Selain itu, proses pengiriman juga diwajibkan menyertakan surat resmi dari pemerintah kalurahan setempat.
“Mudah-mudahan pendataan bisa cepat selesai sehingga ada kepastian berkaitan dengan potensi dampak kekeringan di Gunungkidul. Setelah data ini ada, bisa dilakukan penyaluran bantuan ke warga yang membutuhkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.