Ribuan Pohon Ditanam di Kawasan Rawan Longsor Lereng Jono
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Yogyakarta adakan khitan (sunat) masal untuk anak yatim dan dhuafa, pada Senin (25/12/2023). Ist
JOGJA—Untuk memanfaatkan momentum libur sekolah, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Yogyakarta adakan khitan (sunat) masal untuk anak yatim dan dhuafa, pada Senin (25/12/2023).
Khitan adalah salah satu bagian dari syariat agama dan wajib hukumnya bagi anak laki-laki. Dari pandangan agama, fungsi dari khitan adalah mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syariat sahnya ibadah. Secara medis, khitan mempunyai faedah yang sangat penting, yakni untuk membuang bagian anggota tubuh yang menjadi persembunyian kotoran, virus, bakteri, dan lainnya yang dapat membahayakan kesehatan.
BACA JUGA: Hari Ini, Ketua Nonaktif KPK Firli Bahuri Kembali Diperiksa Penyidik
Kegiatan tersebut dilaksanakan di kompleks Pesantren Hidayatullah yang beralamat di Donoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.
Syai’in Kodir, selaku ketua pantitia khitan berkah nusantara mengatakan, setiap anak mendapat paket berupa sarung, kaos, peci, makan siang, snack, uang saku serta sertifikat.
“Sunatan atau khitan itu sehat dan menjadi program rutin kami. Program ini gratis atau tidak dipungut biaya, kami juga sediakan bingkisan untuk para peserta. Sebelum proses khitan dimulai, untuk menghibur anak-anak, kami adakan dongeng yang dibawakan oleh Kak Rubiyar,” kata dia.
"Dalam program ini kami bekerja sama dengan tim medis profesional dari RS Nur Hidayah Bantul yang sudah berpengalaman puluhan tahun. Alhamdulillah acara bisa terlaksana dengan lancar dan sukses,” imbuhnya.
Dalam program khitan berkah nusantara yang di jalankan oleh BMH tersebut, masyarakat sangat antusias untuk mengikuti menyunatkan anaknya. Menurutnya, ada banyak pedaftar yang terpaksa tidak bisa mengikutinya karena dibatasiuntuk 50 peserta.
Sementara itu, Makruf Arifin orang tua dari peserta khitan yang bernama Furqon Asy’ari (11) mengatakan, dirinya merasa terbantu dengan adanya program yang dijalankan oleh BMH.
"Alhamdulillah kami bersyukur dan terima kasih kepada BMH Yogyakarta yang telah membantu kami dalam mengkhitan anak saya. Semoga program seperti ini terus dijalankan oleh BMH sehingga banyak masyarakat yang terbantu. Kami doakan semoga BMH semakin sukses dan bermanfaat,” ungkap Makruf. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.