Alex Marquez Diduga Melaju 212 Km/Jam Saat Crash Horor
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Abdul Halim Muslih/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Pada tahun depan, Pemkab Bantul memastikan akan tetap fokus pada pembangunan infrastruktur perdesaan/kalurahan. Pasalnya, pembangunan infrastruktur perdesaan ini akan mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di tingkat kalurahan.
Hal ini diungkapkan oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih kepada Harianjogja.com di ruang kerjanya, Jumat (29/12/2023). Halim menyebut pembangunan prasarana dan infrastruktur perdesaan menjadi hal mutlak demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di kalurahan.
"Pada 2024, kami masih melanjutkan pembangunan infrastruktur perdesaan. Karena kami ingin kalurahan tumbuh, seiring dengan kinerja pemerintahan kalurahan yang semakin baik. Ini akan melengkapi pertumbuhan ekonomi kalurahan. Pemerintahan kalurahannya semakin akuntabel, kami sempurnakan infrastrukturnya," kata Halim.
Diharapkan dengan pembangunan tersebut, tidak hanya masyarakat, Pemkab Bantul juga bisa mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. "Tetapi karena pada 2024 ada pesta demokrasi, ada pembiayaan pesta demokrasi cukup besar. Sehingga anggaran untuk infrastruktur harus berbagi dengan kspentingan pesta demokrasi. Karena semua kan harus dibiayai," jelas Halim.
Adapun soal pembangunan di 2023, menurut Halim tak ada kendala berarti. Kendala utama lebih kepada keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Bantul, terlebih ada kewajiban dari Pemkab Bantul terkait 33 urusan otonomi daerah. "Semua harus diurus, baik pendidikan, sosial, kesehatan, KUKMPP, ketemtraman dan ketertinan juga dibiayai," jelas Halim.
Pada 2024, Halim menyatakan, infrastruktur utamanya pedesaan akan terus jadi prioritas dari Pemkab Bantul. Karena Bantul saat ini dinilai semakin terbuka dan aksesible. Di mana, infrastruktur yang baik akan membuka perekonomian masyarakat. "Akan ada transaksi ekomomi. itulah yang jadi tujuan kita membangun infrastruktur pedesaan.Agar volume investasi makin besar yang berujung penurunan angka penganguran dan kemiskinan," ucap Halim.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Bantul, Fenty Yusdayati menambahkan, ada banyak pekerjaan rumah di 2023, utamanya dalam pembangunan jalan desa. Selain itu juga banyak gedung sekolah yang belum terbangun karena keterbatasan anggaran dari Pemkab Bantul.
"Pada 2024 akan banyak ke infrastruktur perdesaan, jalan dan pembangunan gedung sekolah. Selain itu juga akan fokus peningkatan SDM. Kami akan optimalkan kemampuan anggaran kami nanti," ucap Fenty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.