Presiden FFF Kecam Chilavert Usai Sebut Prancis Tim Afrika
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis mengecam komentar Jose Luis Chilavert yang menyebut Timnas Prancis sebagai tim Afrika menjelang Piala Dunia 2026.
Abdul Halim Muslih/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Pada tahun depan, Pemkab Bantul memastikan akan tetap fokus pada pembangunan infrastruktur perdesaan/kalurahan. Pasalnya, pembangunan infrastruktur perdesaan ini akan mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di tingkat kalurahan.
Hal ini diungkapkan oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih kepada Harianjogja.com di ruang kerjanya, Jumat (29/12/2023). Halim menyebut pembangunan prasarana dan infrastruktur perdesaan menjadi hal mutlak demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di kalurahan.
"Pada 2024, kami masih melanjutkan pembangunan infrastruktur perdesaan. Karena kami ingin kalurahan tumbuh, seiring dengan kinerja pemerintahan kalurahan yang semakin baik. Ini akan melengkapi pertumbuhan ekonomi kalurahan. Pemerintahan kalurahannya semakin akuntabel, kami sempurnakan infrastrukturnya," kata Halim.
Diharapkan dengan pembangunan tersebut, tidak hanya masyarakat, Pemkab Bantul juga bisa mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. "Tetapi karena pada 2024 ada pesta demokrasi, ada pembiayaan pesta demokrasi cukup besar. Sehingga anggaran untuk infrastruktur harus berbagi dengan kspentingan pesta demokrasi. Karena semua kan harus dibiayai," jelas Halim.
Adapun soal pembangunan di 2023, menurut Halim tak ada kendala berarti. Kendala utama lebih kepada keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Bantul, terlebih ada kewajiban dari Pemkab Bantul terkait 33 urusan otonomi daerah. "Semua harus diurus, baik pendidikan, sosial, kesehatan, KUKMPP, ketemtraman dan ketertinan juga dibiayai," jelas Halim.
Pada 2024, Halim menyatakan, infrastruktur utamanya pedesaan akan terus jadi prioritas dari Pemkab Bantul. Karena Bantul saat ini dinilai semakin terbuka dan aksesible. Di mana, infrastruktur yang baik akan membuka perekonomian masyarakat. "Akan ada transaksi ekomomi. itulah yang jadi tujuan kita membangun infrastruktur pedesaan.Agar volume investasi makin besar yang berujung penurunan angka penganguran dan kemiskinan," ucap Halim.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Bantul, Fenty Yusdayati menambahkan, ada banyak pekerjaan rumah di 2023, utamanya dalam pembangunan jalan desa. Selain itu juga banyak gedung sekolah yang belum terbangun karena keterbatasan anggaran dari Pemkab Bantul.
"Pada 2024 akan banyak ke infrastruktur perdesaan, jalan dan pembangunan gedung sekolah. Selain itu juga akan fokus peningkatan SDM. Kami akan optimalkan kemampuan anggaran kami nanti," ucap Fenty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis mengecam komentar Jose Luis Chilavert yang menyebut Timnas Prancis sebagai tim Afrika menjelang Piala Dunia 2026.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Selasa 7 Juli 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan terbaru dan tips agar tidak kehabisan tiket.
DPR mendukung Kejagung mengusut dugaan keterlibatan prajurit TNI aktif dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 7 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan pilihan perjalanan dari pagi hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 7 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Polres Pamekasan memeriksa tiga orang terkait dugaan suap program MBG. Polisi juga akan memanggil seluruh kepala dapur MBG.