Dua Wakil Indonesia Lolos, Drama Warnai Kualifikasi Malaysia Masters
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Ilustrasi./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul memastikan mulai mengoperasionalkan dua armada bus sekolah pada Juni 2024 atau tahun ajaran baru.
Guna pengoperasionalan berjalan optimal, Dishub akan melakukan sejumlah persiapan, mulai dari koordinasi dengan sekolah hingga pengaturan lalu lintas untuk operasional bus tersebut.
BACA JUGA : Hore Rute Bus Sekolah di Gunungkidul Diperpanjang
"Baru akan kami jalankan di akhir triwulan kedua atau bulan Juni 2024, bertepatan dengan tahun ajaran baru. Karena kan kami juga harus melakukan persiapan untuk pengoperasionalannya," kata Kepala Seksi Angkutan dan Keselamatan Transportasi Dishub Bantul, Wahyu Tri Wicaksono kepada Harianjogja.com, Senin (15/1/2024).
Wahyu menyebutkan, pada tahap uji coba yang akan dilakukan mulai Juni 2024, Dishub akan menerapkan rute Sedayu (SMP Pangudi Luhue) sampai Bantul. Diperkirakan akan ada sebanyak 13 sekolah baik untuk tingkat SMP maupun SMA akan dilalui. Oleh karena itu perlu adanya koordinasi dengan pihak sekolah yang dilalui.
"Tujuannya agar saat pengoperasionalan, waktu tempuh tidak terlalu lama. Tidak boleh lebih dari satu jam. Jangan sampai naik bus sekolah, siswa-siswa ini justru telat masuk sekolah," papar Wahyu.
BACA JUGA : Bus Sekolah Kini Resmi Melintasi 13 Sekolah di Kulonprogo, Ini Daftarnya
Menurut Wahyu, saat ini, sudah ada dua bus sekolah yang terparkir di kantor Dishub Bantul. Dua bus ini memiliki kapasitas 25 orang dan akan dioperasionalkan saat pagi dan siang hari, sesuai dengan jam keberangkatan sekolah dan kepulangan sekolah.
Selain berkoordinasi dengan pihak sekolah, Dishub juga akan melakukan rebranding terhadap bus sekolah tersebut.
"Rebranding akan kami lakukan pada bulan Maret. Tujuannya agar bus sekolah ini benar-benar siap dan sesuai fungsinya sebagai bus sekolah," ungkap Wahyu.
Lebih lanjut Wahyu mengungkapkan, jika nantinya animo dari siswa yang menggunakan bus sekolah cukup tinggi, Dishub Bantul akan mengajukan penambahan armada bus sekolah ke Kementrian Perhubungan.
Sebab, tujuan pengoperasionalan bus sekolah adalah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan siswa SMP dan SMA. Selain itu, keberadaan bus sekolah juga untuk mengurangi kemacetan pada jam-jam sibuk akibat maraknya penggunaan sepeda motor.
BACA JUGA : Antisipasi Pengendara dibawah Umur, Dishub Bantul Akan Operasikan Bus Sekolah Tahun 2024
"Pengajuan penambahan bus sendiri tujuannya supaya melengkapi armada bus sekolah di Bantul," ucap Wahyu.
Terpisah, Kepala Bidang SMP Disdikpora Bantul Retno Yuli Astuti mengapresiasi langkah dari Dishub Bantul yang akan mengoperasionalkan dua armada bus sekolah. Pihaknya juga siap berkoordinasi dengan Dishub terkait sosialisasi penggunaan bus sekolah.
"Karena tujuan dari bus sekolah adalah mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak sekolah. Dan memperlancar anak ke sekolah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.