Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Kondisi tenda peresmian jembatan kedung kandang, Nglanggeran, Patuk Gunungkidul yang roboh akibat cuaca ekstrem, Kamis (18/1/2024). - Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Peresmian ruas jalan alternatif ke Gunungkidul lewat Sleman, tepatnya di ruas Tawang - Ngalang, Kalurahan Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul dipindah di Pawon Purbo pada Kamis (18/1/2024).
Panewu Patuk Gunungkidul, Martono Iman Santoso mengatakan pemindahan peresmian dilakukan sebab tenda utama yang telah dipasang sehari sebelumnya roboh sekitar pukul 06.30 WIB.
"Semalam hujan lebat dan tendanya tidak kuat menahan air," kata Martono dihubungi, Kamis (18/1/2024).
Martono menambahkan kegiatan seremonial akan diarahkan ke Rumah Makan Pawon Purbo, Nglanggeran. Letakkan sekitar 1 kilometer dari lokasi peresmian.
BACA JUGA : Badai Tropis Anggrek Terdeteksi, Cuaca DIY Bisa Berubah Drastis
Berdasarkan gambar yang beredar di lini masa tenda tersebut terpasang di sisi ujung jembatan yang akan diresmikan. Diduga karena tidak kuat menahan akibat hujan deras disertai angin, tenda tersebut tampak roboh.
Lurah Nglanggeran, Patuk Gunungkidul saat dimintai konfirmasi membenar robohnya tenda peresmian jembatan Kedung Kandang. Hal ini murni akibat cuaca ekstrem yang terjadi semalam, di mana hujan deras di sertai angin.
"Robohnya itu terjadi karena angin dan hujan deras, kebetulan airnya menumpuk di atas terpal lalu tenda tidak kuat menahan, selain itu karena lokasinya tidak ada penghalang, jadi angin langsung menyapu tenda," kata Widada melalui sambungan telepon, Kamis pagi.
Widada mengatakan ia sudah mengecek langsung ke lokasi tersebut. Menurutnya sudah terkondisikan dengan baik, karena dari panitia langsung sigap mengerahkan personel dan tenda untuk dipasang ulang. Rencananya peresmian jembatan Kedung Kandang tersebut akan dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Menurut Widada akibat robohnya tenda tersebut acara kemungkinan dijadwalkan mundur. Selain itu kondisi di lokasi maish terjadi hujan. "Sekarang sudah terkondisikan tendanya sudah dipasang lagi, peresmian tetap berjalan, cuma jamnya mungkin mundur. Kalau di rundown kemarin dari 08.00-12.00 WIB tapi karena tenda roboh ya mungkin agak mundur," ujarnya.
Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi dua fenomena cuaca Siklon Tropis Anggrek dan Bibit Siklon 99S bakal melewati perairan selatan Indonesia, salah satunya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Oleh karena itu BMKG menerbitkan sejumlah rekomendasi untuk menghadapi dampak dampak dari kedua fenomena yang berpotensi memunculkan cuaca buruk tersebut.
BACA JUGA : Waspada! Badai Tropis Anggrek Terjadi di DIY, Cuaca Buruk Diprediksi 19-22 Januari 2024
Deputi Bidang Meteorologi Guswanto menjelaskan sebagai dampak dari terbentuknya badai Tropis Anggrek dan bibit Siklon 99S, diprediksi ada potensi hujan lebat yang terjadi selama sepekan ke depan. Adapun potensi cuaca ekstrem ini terjadi sejumah perairan di Indonesia, tak terkecuali wilayah selatan DIY. Adapun untuk wilayah DIY masuk dalam potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada periode 19-22 Januari 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Penghasilan dari usaha kos tetap dikenai pajak, tetapi tidak masuk skema PPh final 10 persen seperti rumah kontrakan. Simak aturan, tarif, dan batas omzet terba
Ibu hamil keluar malam pada dasarnya tidak dilarang, tapi ada 10 risiko yang perlu diwaspadai: kelelahan, gangguan tidur, hingga dehidrasi. Simak panduan amanny
Zulhas memastikan bangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai lokasi akan ditertibkan sebelum beroperasi pada September 2026.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber
Google Meet meluncurkan fitur AI Gemini yang mampu merekam, menyalin, dan merangkum rapat tatap muka secara otomatis. Hasilnya tersimpan di Google Docs dan diki