Pengguna Claude Heboh, Percakapan AI Tiba-Tiba Muncul di Google
Ratusan percakapan pengguna Claude sempat muncul di Google. Insiden ini memicu kekhawatiran privasi karena sejumlah data sensitif ikut terindeks mesin pencari.
Proses evakuasi pohon tumbang di Bantul, Jumat (19/1/2024)./Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan dengan intensitas ringan dan lebat serta disertai angin yang terjadi pada Kamis (18/1/2024), telah mengakibatkan 11 kejadian pohon tumbang di 9 kapanewon di Kabupaten Bantul. Adapun besaran kerugian material yang dihasilkan adalah senilai Rp33,2 juta.
"Sebanyak 11 kejadian pohon tumbang itu tersebar di 11 kalurahan dan 9 kapanewon itu berdampak pada menutup 4 akses jalan, mengenai 1 jaringan listrik, menimpa 5 rumah dan menimpa 1 tempat usaha. Tidak ada laporan korban jiwa, tapi kerugian material sekitar Rp33,2 juta," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul Antoni Hutagaol kepada Harianjogja.com, Jumat (19/1/2024) pagi.
Lebih terinci, Antoni mengungkapkan, kejadian pohon tumbang terjadi di Kalurahan Sendansari (Pajangan) 1 titik, Kalurahan Patalan (Jetis) 1 titik, Kalurahan Sriharjo dan Kalurahan Selopamioro (Imogiri) 2 titik, Kalurahan Dlingo (Dlingo) 1 titik, Kalurahan Mulyodadi (Bambanglipuro) 1 titik, Kalurahan Trirenggo (Bantul) 1 titik, Kalurahan Bangunjiwo (Kasihan) 1 titik, Kalurahan Banguntapan (Banguntapan) 1 titik, Kalurahan Poncosari (Srandakan) 1 titik, dan Kalurahan Guwosari (Pajangan) 1 titik.
"Ini laporan awal dari Pukul 08:45 WIB hingga pukul 23.57 WIB," lanjut Antoni.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP Jeffry Prana Widnyana mengungkapkan akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis (18/1/2024) telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang di Bantul. Setidaknya ada dua kejadian pohon tumbang di dua kalurahan dan dua kapanewon berbeda pada Jumat (19/1/2024) pagi.
"Ada satu titik di Srihardono (Pundong) dan Trimulyo (Jetis)," kata Jeffry.
Lebih lanjut Antoni mengatakan, dalam melakukan evakuasi akibat kejadian pohon tumbang, dilibatkan berbagai unsur baik dari BPBD Bantul, forum pengurangan resiko bencana (FPRB) kelurahan, Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul, relawan dan warga.
BACA JUGA: Ada Siklon Tropis Anggrek, Potensi Cuaca Ekstrem Membayangi Wilayah DIY
Menurut Antoni, tidak ada tantangan dan kendala yang dihadapi dalam penanganan pohon tumbang. Sebab, saat ini semua sudah selesai tertangani. Meski telah tertangani, BPBD Bantul berharap agar semua elemen masyarakat mulai meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi kejadian baik pohon tumbang maupun ancaman kejadian lainnya akibat dampak cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang.
"Selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terus berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan, FPRB, lembaga terkait dan jejaring relawan untuk meningkatkan kewaspadaan," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan percakapan pengguna Claude sempat muncul di Google. Insiden ini memicu kekhawatiran privasi karena sejumlah data sensitif ikut terindeks mesin pencari.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.