iPhone Duo Dibawa ke Indonesia Kena Pajak Berapa? Simak Hitungannya
Simulasi Bea Cukai menunjukkan iPhone Duo 1 TB seharga US$2.599 dapat dikenai bea masuk dan PPN hingga Rp8,1 juta.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan Bantul meminta masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh menyusul kondisi cuaca ekstrem sebagai dampak siklon tropis Anggrek.
Selain itu, cuaca ektrem juga bisa menyebabkan beberapa penyakit yang harus diwaspadai.
Sekretaris Dinkes Bantul Sri Wahyu Joko Santoso, mengungkapkan, meski belum ada lonjakan signifikan angka penyakit seperti DBD, batuk, pilek, diare, tipes maupun ISPA pada awal 2024, namun masyarakat harus melakukan mitigasi agar tidak terdampak penyakit tersebut. Begitu juga mewaspadai lonjakan penyakit seperti DBD, batuk, pilek, diare, tipes maupun ISPA.
“Untuk itu kami minta kepada masyarakat menjaga imunitas tubuh. Kami minta untuk memperhatikan kondisi tubuh masing-masing. Kami juga minta masyarakat untuk makan makanan bergizi,” katanya kepada Harianjogja, Senin (22/1/2024) siang.
Selain itu, Oki-panggilan akrab Sri Wahyu Joko Santoso, juga meminta kepada masyarakat untuk menghindari terkontak langsung dengan cuaca yang ekstrem.
Jika terpaksa harus pergi saat hujan, masyarakat diminta untuk mengenakan mantel atau jas hujan. Selain itu, Oki juga meminta masyarakat untuk tidak pergi pada malam hari yang cuaca cukup dingin.
BACA JUGA: Musim Hujan Tiba, Pusat Kedokteran Tropis UGM Ingatkan Masyarakat Waspada Penyakit
“Masyarakat juga harus menjaga kondisi lingkungan. Jangan ada tumpukan sampah, kubangan air, karena ini akan berpengaruh terhadap kondisi kesehatan lingkungan,” papar Oki.
Khusus untuk orang tua, Oki meminta agar waspada dan hati-hati soal makanan dan jajanan anak. Mengingat suhu cuaca saat ini terbilang ekstrem. Ia meminta agar orang tua lebih aktif memberikan asupan sayur dan buah selama cuaca ekstrem.
"Orang tua harus terus mencukupi kebutuhan cairan dan elektrolit misalnya dalam tubuh anak melalui air mineral dan makanan bergizi,” ucap Oki.
Terpisah, Kepala Puskesmas Pleret Erni Rochmawati mengakui jika ada peningkatan kunjungan masyarakat yang berobat dalam beberapa waktu terakhir. Rata-rata warga yang memeriksakan diri mengalami sakit batuk dan pilek.
“Memang banyak yang mengalami batuk dan pilek. Tapi kenaikannya tidak signifikan. Sejak usai pandemi, rata-rata ada sebanyak 40an orang mengunjungi klinik kami,” ucap Erni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simulasi Bea Cukai menunjukkan iPhone Duo 1 TB seharga US$2.599 dapat dikenai bea masuk dan PPN hingga Rp8,1 juta.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.